Tajweed Made Easy adalah sebuah buku yang menggabungkan dua riwayat Hafs an Asim . Buku ini memberikan bimbingan dalam membaca Al – Qur’an dengan betul melalui 3 topik asas iaitu Makhraj , Hukum – hukum Tajwid dan Sifat – sifat Huruf . Pengalaman penulis selama bertahun – tahun menimba ilmu sebagai pelajar dan guru Al – Qur’an dirakamkan dengan mudah dan ringkas di dalam buku ini . Selain banyak menggunakan gambar rajah untuk menjelaskan hukum – hukum tajwid , penulis juga mengupas setiap topik dengan jelas agar pengajian tajwid menjadi menarik bagi semua peringkat umur . Penulis yang merupakan seorang guru tajwid yang berkelayakan menasihatkan agar buku ini dipelajari dengan bimbingan seorang guru yang berkelayakan agar faedah ilmu yang terdapat di dalam buku ini dapat dimaksimumkan , in – shá – Allah .
Tajweed Made Easy (Malay)
$9.09
Frequently Bought Together
| Weight | 0.28 kg |
|---|---|
| Dimensions | 23.5 × 16.5 × 0.5 cm |
| Product Type | Book |
| Author | |
| Publisher | TIMEAG |
| Pages | 50 |
| ISBN | 9789671647615 |
Be the first to review “Tajweed Made Easy (Malay)” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
Related Products
Panduan Solat (A Guide To Salah)
Panduan Solat
Wudhu dan Tayyamum
Waktu, Tempat, Pakaian dan Jenis-Jenis Solat
Qadha Dan Qadar ; Serial Aqidah Islam – 8
Qadha’ dan Qadar: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 8/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Selain merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim, Qadha’ dan Qadar merupakan hal yang sangat rumit yang sering mendatangkan polemik berkepanjangan sejak dulu hingga sekarang, dan banyak orang yang mempunyai pemahaman yang salah terhadapnya. Buku ini memberikan penjelasan dengan jelas dan gamblang tentangnya, dan diperkuat dengan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan hadits-hadits nabawi, serta diperjelas lagi dengan perkataan para ulama salaf. Di dalam buku ini dibahas definisi Qadha’ dan Qadar, rukun iman kepadanya, batasan kemampuan akal manusia dalam memahaminya, aliran-aliran pemikiran tentangnya, dan pendapat ahlus sunnah dalam masalah ini.
Nota My #QURANTIME Juzuk 2
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-2 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Keutuhan Rumahtangga Bahagia (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Dunia Jin Dan Setan – Serial Aqidah Islam – 3
Perempuan Yang Baik-Baik Dalam Al-Quran
Pakaian yang Paling Indah (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Journey Through The Quran (Edisi Bahasa Melayu)
Recently Viewed
MOTHER
Mother The perfect gift to give a loved one or indeed to educate oneself as to the significance Islam places on this important relationship through relevant Qur’anic Ayah, Hadith, and Islamic Poetry.
Example Quotes from GiftBook:
And We have enjoined upon man (to be good and dutiful) to his parents; (because) his mother bore him in weakness, and hardship, and his weaning is in two years. (Hear the Command, therefore,), Show gratitude (and thanks) to Me and to your parents; (then) unto Me is the final destination. [Q31:14]
Through you, Allah brought me here Great pain and suffering you did bear I could never pay you back Words of gratitude I do lack From pen to paper I do convey The innermost love with which I pray I do love you with all my heart In Paradise I hope we never part.
Ideal gifts to convey what we sometimes find difficult to say through relevant Qur’anic Ayah, Hadith, and Islamic Poetry.
Who is Allah? (Goodword)
This book is designed to help parents and teachers in their efforts to encourage young children to ask questions and to assist them in exploring answers together. It makes the sharing of a basic knowledge of Islam simple, clear and enjoyable. This lays the foundation on which greater understanding can be built and learning enriched as young students grow older. And, whatever our age, reviewing the basic in this way can be very beneficial, in that it re-kindles our awareness and glad acceptance of the beautiful message and wondrous knowledge of Islam: we are then the better able share our renewed enthusiasm with others. May you benefit greatly from reading this book.
Talk to Allah
When was the last time we really poured our feelings out to Allah?
***
We have been taught that the only time we can communicate with Allah is when we are making du’a to Him. Even then, it comes with a set of restrictive rules that puts a ‘barrier’ between Allah and us.
The things we recite are verses that we were told to memorise, but rarely do we truly talk to Allah about the troubles that are weighing down our hearts.
Because it feels awkward.
Thus when we are down and sad, we seek other means for comforting ourselves, but often they offer only temporary respite. We forget that true comfort lies only with Allah.
***
In this book, author Ayesha Syahira takes you on a journey of spiritual discovery; of reconnecting with Allah wholeheartedly. The author focuses on nurturing the lifestyle of talking to Allah; of finding comfort by making du’a to Him at any time of the day.
The Journey to Allah (P/B)
Bukhari records on the authority of abu Hurayrah (raiyAllahu ?anhu) that the Prophet said, ?Your actions alone will not save any of you.? They asked, ?Messenger of Allah, not even you?? He replied, ?not even me, unless Allah were to envelop me in His mercy.
Be firm; steadfast and balanced; and journey [to Allah] in the beginning of the day, the end of the day, and a portion of the latter part of the night. Moderation, moderation! Through this you will attain your goal!?
He also recorded this hadith in another place with the wording, ?This religion is easy, none makes it hard upon himself except that it overwhelms him; therefore be firm, steadfast, and balanced; upon which have glad tidings! Seek help in this by journeying [to Allah] at the beginning of the day, at the end of the day, and a portion of the latter part of the night.?
He also records on the authority of ?A?ishah (raiyAllahu ?anhu) that the Prophet said, ?be firm, steadfast, and balanced upon which have glad tidings for indeed actions alone will not cause one to enter Paradise.? They asked, ?Messenger of allah, not even you?? He replied, ?not even me, unless Allah were to envelop me in His forgiveness and mercy.?
He also records on her authority that the Prophet said, ?be firm, steadfast, and balanced: know that your actions alone will not be a cause for your entry into Paradise and that the most beloved actions to allah are those that are done continuously and persistently, even if they be few.?
These noble ahadith detail a great and important principle from which stem many issues related to the journey to Allah while wayfaring along His Path.
Some of the Salaf said, ?The Hereafter consists either of allah?s forgiveness or the Fire; and this world is either a source of allah?s protection or a source of destruction.? On his deathbed, Muhammad ibn Wasi bid farewell to his companions saying, ?Peace be upon you, either to the Fire or to the forgiveness of allah.?
Kid’s Box: Arabic Learning
Learn Arabic Words & Develop Observation Skills
- A card game for 2 and more players
- Suitable for children 3 years and above
- Learn more than 300 Arabic words
- Improves memory and concentration skills
- A simple, fun-filled and educational game
- Challenge your brain in just 15 minutes
- Full of fun illustrations
- A perfect boredom buster for children
- Includes words from topics such as animals, home, school, fruits, and transport.
Suitable for 3+ years old
The Evident Memorandum
The Evident Memorandum: A Translation and Commentary for Ibn al-Mulaqqin al-Shāfiʿī’s Al-Tadhkirah fi al-fiqh
This volume contains an original commentary for Al-Tadhkirah (The Memorandum), a legal primer for Islamic Law according to the later scholars of the Shāfiʿī school by Ibn al-Mulaqqin, an Egyptian scholar who died in 804 AH/1401 CE. The commentary introduces essential evidence for the core issues of Islamic Law from its primary sources (the Quran, Sunnah, legal analogy, and scholarly consensus).
The Arabic text of Al-Tadhkirah is approximately 8,500 words in length. It is two hundred words longer than Abū Shujāʿ al-Aṣfahānī (b. 433AH/1042CE)’s Matn al-ghāyat wa-l-taqrīb (published as The Ultimate Conspectus). Although the two are roughly the same size, Ibn Mulaqqin’s style is more economical than Abū Shujāʿ’s, allowing him to cover more within the same word count. And while Ibn Mulaqqin discusses more issues, he does occasionally skip a few details that Abū Shujāʿ includes.
The primary sources for comments in this book are Ibn Mulaqqin’s books of fiqh, including Sharḥ Mukhtasar al-Tabrīzī, ʿUjālat al-muḥtāj, and Khulāṣat al-fatāwī. The bulk of the commentary comes from Sharḥ Mukhtaṣar al-Tabrīzī. Comments and hadith in the commentary can be sourced back to either one of Ibn Mulaqqin’s fiqh texts or a Shāfiʿī fiqh text through an appendix that cross-references each chapter and section in this book against its sources. Each hadith mentioned in the book is traced back to its primary sources, along with a reference to one or more of Ibn Mulaqqin’s hadith works. In the few instances where a hadith is not included in one of Ibn Mulaqqin’s works, it is referenced it to a Shāfiʿī text that does. Through this, readers can be assured that the hadiths cited here are ones that Shāfiʿīs themselves use.
Readers will find the book most beneficial after reading The Accessible Conspectus and Sharh al-Waraqat.
Islamic Values for Children
This book can be a valuable resource for anyone who wants to discover, in general terms, the values that Islam encourages.












































There are no reviews yet.