Tajweed Made Easy adalah sebuah buku yang menggabungkan dua riwayat Hafs an Asim . Buku ini memberikan bimbingan dalam membaca Al – Qur’an dengan betul melalui 3 topik asas iaitu Makhraj , Hukum – hukum Tajwid dan Sifat – sifat Huruf . Pengalaman penulis selama bertahun – tahun menimba ilmu sebagai pelajar dan guru Al – Qur’an dirakamkan dengan mudah dan ringkas di dalam buku ini . Selain banyak menggunakan gambar rajah untuk menjelaskan hukum – hukum tajwid , penulis juga mengupas setiap topik dengan jelas agar pengajian tajwid menjadi menarik bagi semua peringkat umur . Penulis yang merupakan seorang guru tajwid yang berkelayakan menasihatkan agar buku ini dipelajari dengan bimbingan seorang guru yang berkelayakan agar faedah ilmu yang terdapat di dalam buku ini dapat dimaksimumkan , in – shá – Allah .
Tajweed Made Easy (Malay)
RM40.00
Frequently Bought Together
| Weight | 0.28 kg |
|---|---|
| Dimensions | 23.5 × 16.5 × 0.5 cm |
| Product Type | Book |
| Author | |
| Publisher | TIMEAG |
| Pages | 50 |
| ISBN | 9789671647615 |
Be the first to review “Tajweed Made Easy (Malay)” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
Related Products
Palestin Kami Datang (A5)
Masih ingat lagi tak anda peristiwa hitam yang menyelubungi aktivis negara kita apabila kapal Mavi Marmara yang membawa barangan untuk disumbangkan kepada rakyat Palestin diserang secara ganas oleh rejim Yahudi. Kejadian tersebut telah membuka mata ramai pihak dan mendapat kutukan keras daripada beberapa buah negara tentang kelakuan zalim tentera Israel kepada para aktivis.
Dunia Jin Dan Setan – Serial Aqidah Islam – 3
Kiamat Kecil ; Serial Aqidah Islam – 5
Kiamat Kecil: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 5/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Apa yang terjadi setelah kematian? Bagaimana kehidupan manusia setelah kehidupan dunia ini? Kapan dan bagaimana dunia ini berakhir? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut semua orang, tidak peduli apa latar belakang nya. Banyak yang telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan menghasilkan teori-teori yang berkisar dari aneh ke nihilistik. Tapi teori-teori buatan manusia tidak dapat menjawab pertanyaan di luar batas kemampuan manusia. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar memaparkan secara apik dan membahas dengan tajam tentang kematian, perjalanan roh menuju langit, alam kubur dan kiamat sughra (kiamat kecil) dan tanda-tandanya, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Semua itu beliau sampaikan dengan ketajaman analisa nalar dan kekuatan dalil yang otentik dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih.
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Pakaian yang Paling Indah (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Recently Viewed
Muhammad in the Hindu Scriptures (P/B)
God is One. Human nature is one. Human destiny is one. And God�s message to humanity vis-a-vis that destiny is one. However, the rebellious element in man�s nature has led him to disobey God on the one hand, and on the other, he has pushed on to distort the very message of God. But the message is never fully lost. It would be ludicrous and indeed heretical to think that the situation could have gone out of God’s control.
With every distortion, therefore, He has renewed the message to salvage humanity from self-ruin. More interesting than that is the fact
that He has inserted in every message a Pointer to the Final Guide and the message he would be entrusted with; a Pointer which shows the true
seeker where the uncorrupted message could be found – the message that no one would be able to distort any more. While the main body of the message has been corrupted, the Pointer contained within has not been destroyed. Muhammad in the Hindu Scriptures brings out the truth of this phenomenon.
In addition to the Vedas and the Puranas, the book has unearthed this Pointer in the Buddhist, Christian, Jewish and other Hindu scriptures. Each of these scriptures uses its own unique Pointer relevant to its own theological scheme and the religious mentality of its own people. Separately and jointly these Pointers lit up the road to Muhammad (blessings and peace be upon him) exclusively, without any iota of doubt.
By all accounts the Final Guru has been sent and the Last Testament is in our laps. Additionally, the existence of these Pointers in the earlier
scriptures is yet another dimension of God’s mechanism to guide mankind to the infallible Truth. Upon reading the book, the theist, the atheist and the agnostic will find a lot to think about.
Why Not Cover Your Modesty
Hijab – or the veil – is an inseparable part of an Islamic Society. Both, the Qur’an and the Sunnah have specific directives regarding the veiling of women (and even the appropriate dress for men). However, the influence of western and atheistic cultures has had great impact, attempting to infuse its norms on the Muslim lands. The very concept of Hijab has been under attack, singled out for criticism. This small book addresses the importance of the Islamic concept of Hijab and how it seeks to honour women and protect the family unit. The author quotes from the Qur’an and the Sunnah to support Hijab. He also critically appraises the dangerous outcome of the unveiling campaign in the so-called free societies in the east and the west.































There are no reviews yet.