Ini merupakan kompilasi tafsir oleh tiga ulama mufassir yang mahsyur dan ulung dalam bidangnya, dalam mentafsirkan sebuah surah yang agung dan menjadi teras kepada tauhid, Surah Al-Ikhlas. Surah yang mengandungi 4 ayat ini menjadi bacaan harian sekumpulan besar masyarakat Muslim di seluruh dunia zaman berzaman. Selain ianya surah yang ringkas dan mudah dihafal serta dibaca di dalam Solat, para Sahabat Nabi sangat mencintai surah ini sehinggakan ada di antara mereka juga membaca surah Al-Ikhlas dalam setiap solat mereka, dan Nabi doakan orang tersebut dicintai oleh Allah sebagaimana orang tersebut mencintai surah Al-Ikhlas. Alangkah ruginya bacaan harian ini jika tidak dapat difahami maksudnya dengan baik dan dihadamkan serta dipraktikkan dalam kehidupan. Yang membuatkan buku ini bertambah menarik, ia membawakan tafsiran daripada 3 ulama yang berada di 3 zaman berbeza, Tafsir Al-Tabari mewakili mufassir zaman awal Islam, Tafsir Ibn Kathir pula mewakili zaman pertengahan manakala Tafsir As-Sa’di mewakili zaman kontemporari.
Tafsir Surah Al-Ikhlas
RM28.00
Frequently Bought Together
| Weight | 0.45 kg |
|---|---|
| Dimensions | 21 × 14 × 1 cm |
| Author | |
| Binding | Paperback |
| ISBN | 9789671707425 |
| Pages | 165 |
| Publisher | Karya PiS Sdn Bhd |
Be the first to review “Tafsir Surah Al-Ikhlas” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
You may also like…
Panduan Solat (A Guide To Salah)
Panduan Solat
Wudhu dan Tayyamum
Waktu, Tempat, Pakaian dan Jenis-Jenis Solat
Menggapai Bintang: Ibrah Kisah-kisah Di Dalam Al-Quran
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam – 1
Iman Kepada Allah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 1/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Iman kepada Allah merupakan salah satu pilar utama rukun iman dan juga menjadi pijakan bagi seluruh jenis ritual ibadah lainnya. Ketaatan dan ibadah apapun tak akan diterima oleh Allah bila tidak dilandasi aqidah ini.
Wanita Yang Paling Bahagia Di Dunia (H/B)
Mendakap Kesedihan Dengan Al-Quran
Benarkah kita dilarang untuk berasa sedih?
Andai kita rasa terbuang; Yusuf AS juga begitu.
Andai kita pernah melalui konflik berkeluarga; Yaakub AS juga begitu.
Andai kita pernah dikhianati teman; Lut AS juga begitu.
Kita menangis; Yaakub AS juga menangis, sehingga buta matanya.
Kita rasa hidup tidak lagi bermakna; Maryam AS juga pernah rasa begitu, sehingga terlahir kata-kata penyesalan dari bibirnya.
Sebenarnya, apakah respons al-Quran terhadap kesedihan yang kita bahkan para nabi rasai?
Perempuan Yang Baik-Baik Dalam Al-Quran
Related Products
Haji & Umrah (Panduan Poket BM)
PANDUAN POKET bagi mengerjakan Umrah, Haji, dan Ziarah Madinah
Palestin Kami Datang (A5)
Masih ingat lagi tak anda peristiwa hitam yang menyelubungi aktivis negara kita apabila kapal Mavi Marmara yang membawa barangan untuk disumbangkan kepada rakyat Palestin diserang secara ganas oleh rejim Yahudi. Kejadian tersebut telah membuka mata ramai pihak dan mendapat kutukan keras daripada beberapa buah negara tentang kelakuan zalim tentera Israel kepada para aktivis.
Dunia Jin Dan Setan – Serial Aqidah Islam – 3
Nota My #QURANTIME Juzuk 2
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-2 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Pakaian yang Paling Indah (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Muhammad S.A.W. Anda Bagaikan Dapat Melihat Baginda
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Recently Viewed
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
War and Peace in Islam : The Uses and Abuses of Jihad (P/B)
Written by a number of Islamic religious authorities and Muslim scholars, this work presents the views and teachings of mainstream Sunni and Shi’i Islam on the subject of jihad. It authoritatively presents jihad as it is understood by the majority of the world’s 1.7 billion Muslims in the world today, and supports this understanding with extensive detail and scholarship. No word in English evokes more fear and misunderstanding than “jihad.” To date the books that have appeared on the subject in English by Western scholars have been either openly partisan and polemical or subtly traumatized by so many acts and images of terrorism in the name of jihad and by the historical memory of nearly 1,400 years of confrontation between Islam and Christianity. Though jihad is the central concern of War and Peace in Islam: The Uses and Abuses of Jihad, the range of the essays is not confined exclusively to the study of jihad. The work is divided into three parts: War and Its Practice, Peace and Its Practice, and Beyond Peace: The Practice of Forbearance, Mercy, Compassion and Love. The book aims to reveal the real meaning of jihad and to rectify many of the misunderstandings that surround both it and Islam’s relation with the “Other.”
Reviews:
“A dynamic myth-busting clarification of the real position of mainstream orthodox Islam on the whole question of violence and jihad.” —T. J. Winter, University of Cambridge
“This is the best book on the subject in English. It will be of inestimable value.” —Shaykh Mustafa Ceric, Grand Mufti Emeritus of Bosnia
Bulugh Al-Maram (Attainment of the Objective)
Bulugh Al-Maram is based upon the Ahadith of our Prophet which have been the sources of Islamic Jurisprudence. Al-Hafiz Ibn Hajar Al-Asqalani (Hijrah 777-853) has recorded the true significance of the Ahadith and their origins & also made a comparison of the versions, if the sources are more than one
The Ruling Concerning the Celebration of Mawlid an-Nabi (2nd edition)
In this book, is an explicit CLARIFICATION of the MAJOR DOUBTS raised by the proponents of Mawlid an-Nabi, including:
- Mawlid an-Nabi is honoring the Prophet.
- Mawlid an-Nabi is celebrated by a large number of the people in many towns and cities.
- Commemorating Mawlid an-Nabi renews the memories of the Prophet.
- Celebration of Mawlid an-Nabi is cut of love for the Prophet and an expression of ones love, which is permissible.
- Mawlid an-Nabi is a Bidah Husna (good innovation) because it is a means of showing gratitude towards Allah for sending the Prophet.
- The sayings of Umar, ‘What a good Bidah is this?’
Additional quotes by Shaikh Muhammad ibn Ibraheem Aal-Shaikh have been added to further clarify these issues. The booklet also as 2 valuable appendixes:
Appendix 1: Explanation of the Hadeeth,”He, who established/initiates a Sunnah Husna in Islam.” in the word o Shaikh Saleh al-Fawzan and Shaikh Muhammad ibn al-Uthaimeen (rahimahullah)
Appendix 2: A Dialogue between Shaikh al-Albani (rahimahullah) and a proponent of Mawlid.
114 Tips to Help You Finally Memorize The Qur’an (P/B)
“114 Tips to Help You Finally Memorize the Qur’an is a concise book that aims to equip readers of all backgrounds with the information and techniques necessary in order to begin, continue with, and complete the memorization of the Qur’an, eliminating thereby the common excuse and reasons for not memorizing.”



















































There are no reviews yet.