- Kitab asal yang berbahasa Arab sebagai rujukan Bagi memastikan kualiti terjemahan menepati maksud dan kehendak sebagai rujukan.
- Dinyatakan sumber rujukan hadis yang diletakkan pada bahagian nota kaki.
- Huraian tambahan terhadap karya dengan meletakkan ulasan dan huraian ringkas bagi menjelaskan lagi maksud yang ingin disampaikan oleh penulis.
- Pengajaran hadis: Tambahan daripada penyusun demi memudahkan kefahaman terhadap isi utama dalam sesuatu hadis,
- Meletakkan subtopik bagi setiap isu yang dibincangkan dalam sesuatu hadis yang dihuraikan oleh Imam Ibnu al-‘Aththar.
| Weight | 0.90 kg |
|---|---|
| Dimensions | 21 × 14 × 1 cm |
| Binding | Hardcover |
| Pages | 324 |
| Publisher | Telaga Biru |
Be the first to review “Syarah Hadis 40” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
Related Products
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Kejahatan Lidah
Enlightening facts about how a merely harmful words spoken that could turn into harmful friction in our daily lives due to our ignorant whereby in Islam there are guidance on how to interact in a society.
Menggapai Bintang: Ibrah Kisah-kisah Di Dalam Al-Quran
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Nota My #QURANTIME Juzuk 1
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME ini akan diterbitkan sebanyak 30 juzuk, yang mana setiap juzuk mempunyai sebanyak 230 hingga 300 halaman.
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Muhammad S.A.W. Anda Bagaikan Dapat Melihat Baginda
Recently Viewed
[MM] Ashhar Amthal Al Arab (اشهر امثال العرب)
قال المؤلف: سميت هذه الأوراق “الرجل النبيل” لأنه عليه الصلاة و السلام أنبل رجل عرفته البشرية، ولأن النبل ظاهر في تفاصيل حياته، في رضاه وغضبه، في حزنه وفرحه، قبل نبوته وبعدها، فهو بحق الرجل النبيل
Arabic Verbs: Fully Conjugated All Forms Bilingual Edition
This update, easy-to-use reference book gives you:
- The 501 most common Arabic verbs in a table format
- Both the Arabic characters and their English infinitive form at the top of each page
- Exemplary essay that discusses Arabic verb formation and usage
- Common idioms with example sentences to demonstrate verb usage
- A grammar review and a pattern index
- Indexes that list verbs in both root order and strict alphabetical order
The Islamic Awakening (H/B)
The Muslim Nation today is experiencing a blessed awakening in all aspects of its affairs, one that has been aroused by the efforts of Muslims throughout the globe. This is despite the onslaught of the disbelievers against Islam whether that be military or through their powerful media apparatus. In these often difficult times, we find many Muslims returning to their Din and embracing it with vigour and enthusiasm. However the astute observer will find that there are many problems that hinder its progress, problems that have caused some of the scholars to lay down some guidelines that the youth of this blessed awakening should adhere to and follow. It should also be noted that if the Islamic guidelines are not strictly adhered to, and the youth are left to be driven by their emotions alone, then surely this awakening will result in destroying more than it will build!
Your Money Matters (H/B)
This book highlights issues that are important and relevant to Muslims when they engage in tasks related to personal finances, business administration, investment, and work. Readers will find an overview of relevant excerpts from the Qur’an and the authentic Sunnah. Non-Muslims as well can gain valuable insights from this book that should prove useful in today’s multi-cultural business landscapes.
The Right to Education, Work and Welfare in Islam (P/B)
In The Right to Education, Work and Welfare in Islam Professor M.H. Kamali develops an Islamic perspective on three connected and complementary areas of rights and liberties. He urges that education is often a necessary ingredient of professional work even more so now than in earlier times when the range and variety of specialised knowledge were relatively limited. A person who acquires education, whether generally or at advanced levels of specialisation, is more likely to stand in a better position to enter the workforce and thus to contribute to the welfare of the community.
The author commences his discussions on education, work and welfare in Islam by focusing on how each is treated in the Qur’an; and follows this by the example of the Prophet and, after him, the Pious Caliphs who gave prominence to the education and welfare needs of people at times both of scarcity and affluence. Professor Kamali then moves forward to our time and discusses the right to education, the education of children, institutionalisation of learning, academic freedom and the debate between science and religion.
The section on work elaborates on the value of work, work ethics, workers’ and employers’ rights and responsibilities, and the role and responsibility of governments.
Finally, the section on welfare focuses on the importance in Islam of caring for those who are in need and the different forms of provision that can be made available by individuals, the state and charities.










































There are no reviews yet.