Isu-isu ini akan tetap wujud dan berlegar di sekeliling kita. Tanpa prinsip yang jelas, kita akan mudah dipengaruhi oleh pandangan orang lain.
Seni Berfikir Yang Hilang
RM30.00
Melalui buku Seni Berfikir Yang Hilang, Ustaz Hasrizal Abdul Jamil mengupas enam cabang ilmu yang seharusnya kita kuasai. Ilmu yang membentuk cara fikir kita, sekali gus membantu kita menghadapi isu-isu sekitar kehidupan dengan lebih matang.
Frequently Bought Together
| Weight | 0.8 kg |
|---|---|
| Dimensions | 24 × 18 × 2 cm |
| Author | |
| Binding | Paperback |
| ISBN | 9789832423881 |
| Pages | 262 |
| Publisher | Iman Publication |
Be the first to review “Seni Berfikir Yang Hilang” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
You may also like…
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Berteduh Daripada Kegelisahan Hati
Gelisah, risau, takut, putus asa.
Mengapa emosi sebegini yang selalu membekas dalam hati kita? Ia datang bersilih ganti, sama ada kita sedar ataupun tidak.
Mendakap Kesedihan Dengan Al-Quran
Benarkah kita dilarang untuk berasa sedih?
Andai kita rasa terbuang; Yusuf AS juga begitu.
Andai kita pernah melalui konflik berkeluarga; Yaakub AS juga begitu.
Andai kita pernah dikhianati teman; Lut AS juga begitu.
Kita menangis; Yaakub AS juga menangis, sehingga buta matanya.
Kita rasa hidup tidak lagi bermakna; Maryam AS juga pernah rasa begitu, sehingga terlahir kata-kata penyesalan dari bibirnya.
Sebenarnya, apakah respons al-Quran terhadap kesedihan yang kita bahkan para nabi rasai?
Nabi ﷺ Juga Seorang Manusia
Meneroka Sisi Yang Hilang Dalam Meneladani Sirah
Sisi manusiawi Nabi SAW yang selalunya tersembunyi; bagaimana jika kita berkenalan semula dengan Baginda SAW—sebagai seorang manusia?
Baginda SAW insan maksum, namun turut memiliki fitrah semula jadi seperti kita.
Perempuan Yang Baik-Baik Dalam Al-Quran
Berteduh Kerana Kekosongan Hati
Namun, hati kita tetap berasa kosong.
Mengapa?
Related Products
Keutuhan Rumahtangga Bahagia (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Makkah al-Mukarramah Kelebihan dan Sejarah (Edisi Kemas Kini)
Makkah adalah kota suci yang memiliki berbagai- bagai kelebihan. Sebuah negeri yang bersejarah, tempat bermulanya dakwah Nabi Ibrahim, yang didoakannya keberkatan dan keselamatan bagi yang mengerjakan ibadah di dalamnya.
Palestin Kami Datang (A5)
Masih ingat lagi tak anda peristiwa hitam yang menyelubungi aktivis negara kita apabila kapal Mavi Marmara yang membawa barangan untuk disumbangkan kepada rakyat Palestin diserang secara ganas oleh rejim Yahudi. Kejadian tersebut telah membuka mata ramai pihak dan mendapat kutukan keras daripada beberapa buah negara tentang kelakuan zalim tentera Israel kepada para aktivis.
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Kiamat Kecil ; Serial Aqidah Islam – 5
Kiamat Kecil: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 5/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Apa yang terjadi setelah kematian? Bagaimana kehidupan manusia setelah kehidupan dunia ini? Kapan dan bagaimana dunia ini berakhir? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut semua orang, tidak peduli apa latar belakang nya. Banyak yang telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan menghasilkan teori-teori yang berkisar dari aneh ke nihilistik. Tapi teori-teori buatan manusia tidak dapat menjawab pertanyaan di luar batas kemampuan manusia. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar memaparkan secara apik dan membahas dengan tajam tentang kematian, perjalanan roh menuju langit, alam kubur dan kiamat sughra (kiamat kecil) dan tanda-tandanya, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Semua itu beliau sampaikan dengan ketajaman analisa nalar dan kekuatan dalil yang otentik dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih.
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Pakaian yang Paling Indah (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Kejahatan Lidah
Enlightening facts about how a merely harmful words spoken that could turn into harmful friction in our daily lives due to our ignorant whereby in Islam there are guidance on how to interact in a society.
Qadha Dan Qadar ; Serial Aqidah Islam – 8
Qadha’ dan Qadar: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 8/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Selain merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim, Qadha’ dan Qadar merupakan hal yang sangat rumit yang sering mendatangkan polemik berkepanjangan sejak dulu hingga sekarang, dan banyak orang yang mempunyai pemahaman yang salah terhadapnya. Buku ini memberikan penjelasan dengan jelas dan gamblang tentangnya, dan diperkuat dengan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan hadits-hadits nabawi, serta diperjelas lagi dengan perkataan para ulama salaf. Di dalam buku ini dibahas definisi Qadha’ dan Qadar, rukun iman kepadanya, batasan kemampuan akal manusia dalam memahaminya, aliran-aliran pemikiran tentangnya, dan pendapat ahlus sunnah dalam masalah ini.
Nota My #QURANTIME Juzuk 3
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-3 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Recently Viewed
Al-Adab Al-Mufrad (DCB)
Al-Adab Al-Mufrad
Hanaa Says Goodbye (P/B)
Hanaa says goodbye is the story of a little girl who must leave everything and everyone she knows to move to a new country.
Will saying goodbye prove too difficult for Hanaa?
Or will the promise of new adventure persuade her to embrace change?
Bedtime Quran Stories
What Islam Is All About
The global Muslim population continues to increase every year. With a tremendous influx of new converts in communities around the world and Islam under the microscope in media and politics, the need for a clear and comprehensive text that explores the faith—its history, philosophy, principals, laws, and practices—has never been more necessary than it is today.
We are going to Makkah
A fun book exploring how do people get to Makkah, the sacred city. People converge to Makkah by different modes of transport from far far away. Zoom! Zoom! Bismillah! and off to Makkah we go!
The Bible The Quran and Science (P/B) by Dar Al Wahi
In his objective study of the texts, Maurice Bucaille clears away many preconceived ideas about the Old Testament, the Gospels and the Qur’an. He tries, in this collection of Writings, to separate what belongs to Revelation from what is the product of error or human interpretation. His study sheds new light on the Holy Scriptures. At the end of a gripping account, he places the Believer before a point of cardinal importance: the continuity of a Revelation emanating from the same God, with modes of expression that differ in the course of time. It leads us to meditate upon those factors which, in our day, should spiritually unite rather than divide-Jews, Christians and Muslims.
As a surgeon, Maurice Bucaille has often been in a situation where he was able to examine not only people’s bodies, but their souls. This is how he was struck by the existence of Muslim piety and by aspects of Islam which remain unknown to the vast majority of non-Muslims. In his search for explanations which are otherwise difficult to obtain, he learnt Arabic and studied the Qur’an. In it, he was surprised to find statements on natural phenomena whose meaning can only be understood through modern scientific knowledge.
He then turned to the question of the authenticity of the writings that constitute the Holy Scriptures of the monotheistic religions. Finally, in the case of the Bible, he proceeded to a confrontation between these writings and scientific data.
The results of his research into the Judeo-Christian Revelation and the Qur’an are set out in this book.
[SB] Ar-Raheeq Al Makhtum (Arabic Only – Large) الرحيق المختوم
Ar-Raheeq AI-Makhturn is a book of great value and praiseworthy work on the Seerah of our beloved Prophet Muhammad. This book has been written by the Eminent Shaikh Safiur-Rahman Mubarakpuri of Jamiah Salafiyah, Banaras (India). The first Islamic Conference on Seerah (biography of the Prophet) was held in 1976 in Pakistan sponsored by the Muslim World League. The League announced a world contest for writing a book on the life of the Prophet.
One hundred and seventy-one manuscripts were received from all over the world. Out of these, eighty-five were in the Arabic Language, sixty-four in Urdu, twenty-one were in English and one in French and Hausa.
A board of highly qualified scholars judged the manuscripts and announced the results. The manuscript of Shaikh Safiur-Rahman Mubarakpuri, Jamiah Salafiyah Banaras (India), author of the book in hand received first the grand prize for its authentic and sound collections of the narrations. Dr. Majid Ali Khan, New Delhi, India, placed second. The third prize went to Dr. Naseer Ahmed, Islamic University, Lahore, Pakistan. The fourth prize was awarded to Mr. Harnid Mahmud of Egypt. The fifth and final prize was awarded to Abdus-Salam Hashim of Madinah Munawwarah.
A complete authoritative book on the life of Prophet Muhammad (S) by Sheikh Safi-ur-Rahman al-Mubarkpuri. It was honored by the World Muslim League as first prize winner book. Whoever wants to know the whole life style of the Prophet in detail must read this book.
Muhammad (S) is the Messenger of Allah, and those who are with him, are severe against the disbelievers, and merciful among themselves. You see them bowing and falling down prostrate (in prayer), seeking bounty from Allah and (His) Good Pleasure. The mark of them (i.e. of their Faith) is on their faces (fore heads) from the traces of prostration (during prayers). This is their description in the Taurah (Torah). But their description in the Injeel (Gospel) is like a (sown) seed which sends forth its shoot, then makes it strong, and becomes thick and it stands straight on its stem, delighting the sowers, that He may enrage the disbelievers with them. Allah has promised those among them who believe and do righteous good deeds, forgiveness and a mighty reward (Paradise). (Al-Fath: 29)
The Prophet Muhammad (S) said: ‘The example of guidance and knowledge with which Allah has sent me is like abundant rain falling on the earth. Some of which was fertile soil that absorbed rain-water and brought forth vegetation and grass in abundance. (And) another portion of it was hard and held the rain-water and Allah benefited the people with it and they utilized it for drinking (making their animals drink from it) and to irrigate the land for cultivation. (And) a portion of it was barren which could neither hold the water nor bring forth vegetation (then that land gave no benefits). The first is the example of the person who comprehends Allah’s Religion (Islam) and gets benefit (from the knowledge) which Allah (Azawajal) has revealed through me (the Prophet) and learns and then teaches it to others. The (last example is that of a) person who does not care for it and does not take Allah’s Guidance revealed through me (he is like that barren land).’ (Al-Mukarramah)
Someone asked ‘Aishah (R) about the noble character and manners of the Prophet (S). She answered: ‘Have you not read the Qur’an? His character is a complete explanation of the Qur’an.’
It means that whatever is commanded and prohibited in the Qur’an, its practical example is present in the manners of Muhammad In other words, the ideal and perfect example of good manners and character which the Qur’an demands from mankind, was present in the person of Muhammad in its highest degree.
Scholars of Ahadith (traditions) and writers of the biography of Muhammad , the Messenger of Allah, have explored his life from every angle and aspect from birth to death. Every event, every incident of his life has been described and narrated, but none had claimed that he has given his life’s recording its full rights. Hundreds of books have been written on the life of Muhammad and this endeavor will continue till the Day of Resurrection.
Zainab: Daughter of the Prophet
“Zainab (ra), the eldest daughter of Prophet Muhammad saw and Khadija (ra) was born about five years after their marriage…”
[MM] Ar-Rajulun Nabil / الرجل النبيل
قال المؤلف: سميت هذه الأوراق “الرجل النبيل” لأنه عليه الصلاة و السلام أنبل رجل عرفته البشرية، ولأن النبل ظاهر في تفاصيل حياته، في رضاه وغضبه، في حزنه وفرحه، قبل نبوته وبعدها، فهو بحق الرجل النبيل
I Speak Kind Words (P/B)
Speak KIND WORDS, hmm, whats does that mean?
Well when you’re excited for DINNER but instead of chicken soup you get
BEANS.
Quirky poems to help young children live a virtuous life based on the character of our PERFECT example.
Ad-Daa’ Wa Ad-Dawaa’ (H/B)
Buku Ad-Daa’ wa ad-Dawaa’ adalah sebuah karya besar dan fenomenal di bidang akhlak, tarbiyah, dan tazkiyatunnufus. Penulisnya, Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, adalah seorang ulama tersohor dan penulis buku berbobot yang hidup pada abad ke-8 H. Buku ini berbicara panjang lebar serta sempurna di berbagai masalah tarbiyah dan tazkiyatun-nufus, mulai dari pentingnya do’a bagi seorang hamba serta hubungan do’a dengan takdir.
Berbicara tentang macam-macam maksiat dan bahayanya bagi pelakunya, juga dosa-dosa dan pengaruh negatifnya secara langsung di dunia.
Berbicara pula tentang hukuman Allah terhadap hamba-Nya baik itu hukuman syar’i maupun qadari, qalbi maupun badani, duniawi maupun ukhrawi. Berbicara mengenai syirik dan macam-macamnya dalam ibadah, perbuatan, perkataan, kehendak, dan niat, serta syiriknya agama Nasrani, juga syirik dalam wasilah dan syafaat.
Berbicara seputar dosa-dosa besar, seperti kezhaliman, pembunuhan, dan zina beserta dampak-dampak negatifnya. Berbicara seputar pintu-pintu pembuka maksiat, diantaranya bisikan hati, pandangan mata, dan langkah kaki. Berbicara mengenai liwath (homoseks) dan menyetubuhi binatang; serta tentang cinta, tingkatan-tingkatannya, soal mabuk asmara dan masalah yang lain.
Anda akan dibuat terpesona oleh uraian-uraian penulis yang sangat dalam dan kuat, halaman demi halaman. Anda pun akan terpuaskan dari dahaga ilmu yang bermanfaat. Maka janganlah Anda lewatkan untuk segera memiliki buku ini dan menelaahnya.



































































There are no reviews yet.