| Weight | 0.120 kg |
|---|---|
| Dimensions | 12 × 8.5 × 1.5 cm |
| Author | |
| Publisher | DCP |
| Pages | 240 |
| ISBN | 978983-4420-888 |
| Year of publication | 2021 (Revised edition) |
Perisai Muslim – Hisnul Muslim (Poket Saiz)
RM5.50
Buku ini adalah terjemahan Bahasa Melayu dari Hisnul Muslim oleh Sa’id bin Ali Wahf al Qahthani. Himpunan doa dan zikir daripada Al-Quran dan Al-Sunnah. Buku ini mengandungi semua jenis doa dalam kehidupan seharian, bermula dari bangun tidur hingga kepada tidur yang berikutnya.
Frequently Bought Together
Add a review Cancel reply
You must be logged in to post a review.
Related Products
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam – 1
Iman Kepada Allah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 1/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Iman kepada Allah merupakan salah satu pilar utama rukun iman dan juga menjadi pijakan bagi seluruh jenis ritual ibadah lainnya. Ketaatan dan ibadah apapun tak akan diterima oleh Allah bila tidak dilandasi aqidah ini.
Palestin Kami Datang (A5)
Masih ingat lagi tak anda peristiwa hitam yang menyelubungi aktivis negara kita apabila kapal Mavi Marmara yang membawa barangan untuk disumbangkan kepada rakyat Palestin diserang secara ganas oleh rejim Yahudi. Kejadian tersebut telah membuka mata ramai pihak dan mendapat kutukan keras daripada beberapa buah negara tentang kelakuan zalim tentera Israel kepada para aktivis.
Muhammad S.A.W. Anda Bagaikan Dapat Melihat Baginda
Nota My #QURANTIME Juzuk 1
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME ini akan diterbitkan sebanyak 30 juzuk, yang mana setiap juzuk mempunyai sebanyak 230 hingga 300 halaman.
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Qadha Dan Qadar ; Serial Aqidah Islam – 8
Qadha’ dan Qadar: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 8/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Selain merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim, Qadha’ dan Qadar merupakan hal yang sangat rumit yang sering mendatangkan polemik berkepanjangan sejak dulu hingga sekarang, dan banyak orang yang mempunyai pemahaman yang salah terhadapnya. Buku ini memberikan penjelasan dengan jelas dan gamblang tentangnya, dan diperkuat dengan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan hadits-hadits nabawi, serta diperjelas lagi dengan perkataan para ulama salaf. Di dalam buku ini dibahas definisi Qadha’ dan Qadar, rukun iman kepadanya, batasan kemampuan akal manusia dalam memahaminya, aliran-aliran pemikiran tentangnya, dan pendapat ahlus sunnah dalam masalah ini.
Keutuhan Rumahtangga Bahagia (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Recently Viewed
[SB] As Sallabi as Sirah an Nabawiyyah / الصلابي السيرة النبوية
As-Seerah an-Nabawiyah (Biography of the Prophet) by Ali Muhammad Sallabi.
In this biography book of the Prophet, may Allah’s Peace and Blessing be upon him, Dr. Ali Muhammad Al-Sallabi discusses the events prior to the Prophet’s mission; namely the prevailing civilizations, the political, economic, social, and moral conditions at the time of the mission, the important events before the birth of the Prophet, the sending of divine revelation, the stages of da’wah, the conceptual, moral, and devotional foundation in the Meccan era, the methods of the polytheists in fighting da’wah, the migration to Abyssinia, the tribulation in the city of at-Taif, the blessing of the Isra and Mi’raj (Prophet’s nocturnal journey), the round visit to the tribes, the caravans of goodwill, the welcome of the people of Yathrib for the Prophet’s migration, the Battles of Badr, Uhud, al-Ahzab and Banu al-Nadir, the Treaty of Hudaybiyah, and the invasion of Tabuk. The author explains the lessons learned in those battles, bearing in mind Allah’s Laws, governing both victory and defeat…
The Story of Khadijah (Arabic)
قال النبي : في فَضْلِ خديجَةَ: “خير نسائها مريم ابنة عمران وخير نسائها خديجة. تُمَثْلُ سِيْرَةُ السَّيدَةِ خديجَة مَصدَرَ إِلْهَامٍ كَبِيرٍ وَتَذْكِيرٍ لِلْمُؤْمِنينَ بِأَنْ تَكونَ لِحَياتِهمْ أهدافُ سامِيَة، وَفِي كُلِّ صلاةٍ عَلَينا أَنْ نَتَذَكَّرَ خديجة وآل النبي جَميعاً، وذَلكَ لِعُلُو مَكانتهم، وَلِما قَدَّمُوهُ مِن تضحياتٍ كانت سَبَبَاً لِحِفْظِ القُرآن الكريم، وَوُصُول الإسلام إلى أرجاء العالم كُلُّها. رضي الله عنهم أجمعين.
Etiquette Of The Learner (P/B)
This work entitled Etiquette of the Learner, is extracted from Qadi Ibn Jama’ah’s major contribution to the literature of adab: Tadhkirat as-Sami wa’l-Mutakallim fi Adab al-‘Alim wa’l-Muta’allim (A Memorandum to the Listener and the Speaker on the Etiquette of the Scholar and the Learner.
The Imam and The Atheist – Claritas
Social media has ushered in an era of hyper-individualism, where ethics change as frequently as Twitter’s top tags. Even though Islam is still the world’s fastest-growing religion, countless people refute their faith every day — citing Darwinism or the inexplicable suffering of the human spirit.
[MM] Ar-Rajulun Nabil / الرجل النبيل
قال المؤلف: سميت هذه الأوراق “الرجل النبيل” لأنه عليه الصلاة و السلام أنبل رجل عرفته البشرية، ولأن النبل ظاهر في تفاصيل حياته، في رضاه وغضبه، في حزنه وفرحه، قبل نبوته وبعدها، فهو بحق الرجل النبيل
The Relief From Distress : An Explanation to the dua of Prophet Yunus (P/B)
Shaykh al-Islam Ibn Taymiyyah, may Allah sanctify his soul, was asked about the saying of the Prophet (pbuh),
The invocation of my brother Yunus, “none has the right to be worshipped save You; glory be to You, far removed are You from any imperfection; I have been amongst the wrong-doers,” none who is experiencing difficulty employs it except that Allah would relieve him of his difficulty.
What is the meaning of this du’a (prayer, supplication)?
Are their any unstated conditions that have to be met when one articulates it?
What is the connection between belief in the heart and the meaning of this supplication such that it leads to the removal of difficulty?
Why did he explicitly confess, ‘I have been amongst the wrong-doers’ when it is known that tawhid in itself leads to the removal of difficulty?
Is it sufficient to acknowledge ones’ sin alone, or must this be accompanied by repentance and the firm resolve not to repeat that sin in the future?
Why is it that difficulty and harm is removed only when a person relinquishes any hope, reliance and dependency upon the creation?
How can the heart relinquish the characteristic of putting hope in the creation and depending on them, and instead put its hope in Allah, Exalted is He, and turn to Him in its entirety?
What are the methods that would aid the heart in doing this?
The author replies to these questions in the form of this book.
Qur’anic Terminology a Linguistic and Semantic Analysis (IIIT)
There is no way to understand the Qur’an properly, or to elucidate as accurately as possible the meaning of its verses, without studying Qur’anic terminology and concepts. Taken together these sum up the universal truth of the Faith (the great moral code), not only animating the text and giving it incredible life, precision, and flexibility, but also enriching the communication of the Qur’anic message through their beautiful and comprehensive nature.

















































shakila.shamsudin (verified owner) –
Perfect for those who prefer to read/learn in the Malay language. I bought it for my mom and she carries it everywhere with her. A must have!