Muhammad Bin Abd Al Wahhab: Reformis Yang Difitnah Lagi Dizalimi
RM69.00
Frequently Bought Together
| Weight | 0.80 kg |
|---|---|
| Dimensions | 14 × 3.5 × 22 cm |
| Author | |
| Binding | Hardcover |
| ISBN | 9789672910466 |
| Pages | 360 |
| Publisher | Karya PiS Sdn Bhd |
Be the first to review “Muhammad Bin Abd Al Wahhab: Reformis Yang Difitnah Lagi Dizalimi” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
You may also like…
Solehah 1 : Karya Nabilah Alwie
Dalam Islam wanita dimuliakan, diangkat tinggi, dihormati zaman. Bukan terzalimi, bukan terpinggir, di bawah naungan Tuhan, jiwa tenang mengalir.
Impian suci menjadi solehah, langkah-langkah menuju redha Allah. Dengan iman, sabar, dan syukur di hati, istiqamah dijunjung, dalam rahmah Ilahi.
Teladan mulia dari sejarah nan suci, Maryam, Fatimah, Asiah jadi inspirasi. Solehah bukan sekadar panduan di jalan, tetapi ilham megah, menuju keberkatan Tuhan.
Muhammad SAW : 11 Kualiti Kepimpinan Yang Mengubah Dunia
Translated from: Muhammad SAW: 11 Leadership Qualities that Changed the World
“Nabeel menawarkan kita cara bagi membangunkan pemimpin yang beretika dan berkesan yang sangat diperlukan dalam dunia bermasalah hari ini.” – Neil Jameson
Related Products
Qadha Dan Qadar ; Serial Aqidah Islam – 8
Qadha’ dan Qadar: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 8/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Selain merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim, Qadha’ dan Qadar merupakan hal yang sangat rumit yang sering mendatangkan polemik berkepanjangan sejak dulu hingga sekarang, dan banyak orang yang mempunyai pemahaman yang salah terhadapnya. Buku ini memberikan penjelasan dengan jelas dan gamblang tentangnya, dan diperkuat dengan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan hadits-hadits nabawi, serta diperjelas lagi dengan perkataan para ulama salaf. Di dalam buku ini dibahas definisi Qadha’ dan Qadar, rukun iman kepadanya, batasan kemampuan akal manusia dalam memahaminya, aliran-aliran pemikiran tentangnya, dan pendapat ahlus sunnah dalam masalah ini.
Pakaian yang Paling Indah (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Muhammad S.A.W. Anda Bagaikan Dapat Melihat Baginda
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Keutuhan Rumahtangga Bahagia (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Berakhirnya Dunia Ini (P/B) Revised Edition
Sejak akhir-akhir ini keadaan menjadi semakin tidak keruan dan kita telah mula melihat di kedai-kedai buku dan di laman-laman sesawang spekulasi tentang peristiwa-peristiwa yang akan berlaku dimasa akan datang, berasaskan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis yang mana ia menceritakan tentang peristiwa ini dan kaitannya dengan tanda-tanda kiamat. Setiap kali musibah menimpa dunia Islam dan umatnya, orang ramai akan mula mencari jalan keluar dalam memahaminya dan meyelesaikannya. Kadang-kadang akan terdengar berita tentang kemunculan Imam Mahadi, kadang-kadang akan tersebar cerita tentang telah tiba masanya akan berlaku ‘peperangan besar’ antara pihak yang benar dengan yang jahat, sesekali akan terdengar juga tentang tanah runtuh di sebelah Timur atau Barat, dan berbagai-bagai lagi kisahnya…
Kiamat Kecil ; Serial Aqidah Islam – 5
Kiamat Kecil: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 5/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Apa yang terjadi setelah kematian? Bagaimana kehidupan manusia setelah kehidupan dunia ini? Kapan dan bagaimana dunia ini berakhir? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut semua orang, tidak peduli apa latar belakang nya. Banyak yang telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan menghasilkan teori-teori yang berkisar dari aneh ke nihilistik. Tapi teori-teori buatan manusia tidak dapat menjawab pertanyaan di luar batas kemampuan manusia. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar memaparkan secara apik dan membahas dengan tajam tentang kematian, perjalanan roh menuju langit, alam kubur dan kiamat sughra (kiamat kecil) dan tanda-tandanya, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Semua itu beliau sampaikan dengan ketajaman analisa nalar dan kekuatan dalil yang otentik dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih.
Nota My #QURANTIME Juzuk 2
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-2 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Nota My #QURANTIME Juzuk 1
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME ini akan diterbitkan sebanyak 30 juzuk, yang mana setiap juzuk mempunyai sebanyak 230 hingga 300 halaman.
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Journey Through The Quran (Edisi Bahasa Melayu)
Recently Viewed
The Relief From Distress : An Explanation to the dua of Prophet Yunus (P/B)
Shaykh al-Islam Ibn Taymiyyah, may Allah sanctify his soul, was asked about the saying of the Prophet (pbuh),
The invocation of my brother Yunus, “none has the right to be worshipped save You; glory be to You, far removed are You from any imperfection; I have been amongst the wrong-doers,” none who is experiencing difficulty employs it except that Allah would relieve him of his difficulty.
What is the meaning of this du’a (prayer, supplication)?
Are their any unstated conditions that have to be met when one articulates it?
What is the connection between belief in the heart and the meaning of this supplication such that it leads to the removal of difficulty?
Why did he explicitly confess, ‘I have been amongst the wrong-doers’ when it is known that tawhid in itself leads to the removal of difficulty?
Is it sufficient to acknowledge ones’ sin alone, or must this be accompanied by repentance and the firm resolve not to repeat that sin in the future?
Why is it that difficulty and harm is removed only when a person relinquishes any hope, reliance and dependency upon the creation?
How can the heart relinquish the characteristic of putting hope in the creation and depending on them, and instead put its hope in Allah, Exalted is He, and turn to Him in its entirety?
What are the methods that would aid the heart in doing this?
The author replies to these questions in the form of this book.
The Right to Education, Work and Welfare in Islam (P/B)
In The Right to Education, Work and Welfare in Islam Professor M.H. Kamali develops an Islamic perspective on three connected and complementary areas of rights and liberties. He urges that education is often a necessary ingredient of professional work even more so now than in earlier times when the range and variety of specialised knowledge were relatively limited. A person who acquires education, whether generally or at advanced levels of specialisation, is more likely to stand in a better position to enter the workforce and thus to contribute to the welfare of the community.
The author commences his discussions on education, work and welfare in Islam by focusing on how each is treated in the Qur’an; and follows this by the example of the Prophet and, after him, the Pious Caliphs who gave prominence to the education and welfare needs of people at times both of scarcity and affluence. Professor Kamali then moves forward to our time and discusses the right to education, the education of children, institutionalisation of learning, academic freedom and the debate between science and religion.
The section on work elaborates on the value of work, work ethics, workers’ and employers’ rights and responsibilities, and the role and responsibility of governments.
Finally, the section on welfare focuses on the importance in Islam of caring for those who are in need and the different forms of provision that can be made available by individuals, the state and charities.
Selected Invocations (Pocket Size) (P/B)
This small booklet has many excellent invocations to read during prostration, witr prayer, and at the end of Qur’anic recitation.
Zak and His Little Lies (PB)
Zak and his sister Hana decide to see how many good deeds they can do in one day. However, everything is going wrong for Zak, and his plans only end in disappointment … and lots and lots of mess.
Zak soon realises, though, that it isn’t important what happens; it is his good intentions that count.
















































There are no reviews yet.