- Merungkai syubhat akidah: Buku ini membatalkan syubhat dan kekeliruan golongan penyembah kubur, dan sebahagian pengikut tarekat sesat secara terperinci yang mengamalkan budaya meminta doa daripada orang mati ketika berada dalam kesusahan dan keperluan.
- Menghimpunkan fatwa ulama: Praktik meminta doa daripada orang mati ini tidak wujud pada zaman awal umat Islam, ketika era kehidupan Nabi SAW dan para sahabat. Ia hanya muncul selepas berlalunya generasi terbaik ini, dan para ulama mengingkarinya, dalam rangka memelihara sunnah, melindungi kesucian tauhid, serta menutup jalan-jalan yang membawa kepada syirik dan kerosakan.
- Sandaran dalil yang kukuh: Karya ini mengembalikan perbahasan kepada asas utamanya dengan bersandarkan al-Qurʾān, al-Sunnah, dan pandangan para imam muktabar, jauh daripada unsur retorik dan sentimen emosi.
Meminta Doa daripada Orang Mati
$7.27
Frequently Bought Together
| Weight | 0.45 kg |
|---|---|
| Dimensions | 15 × 1 × 22.5 cm |
| Author | |
| Binding | Paperback |
| ISBN | 9789672910671 |
| Pages | 246 |
| Publisher | Karya PiS Sdn Bhd |
You may also like…
Wahhabi Islam From Revival And Reform To Global Jihad
Until September 11, 2001 few Westerners had ever heard of “Wahhabism.” Now most of us recognize the word as describing an austere and puritanical type of Islam, mentioned frequently in connection with Osama bin Laden and Saudi Arabia and often named as the inspiration behind the 9/11 terror attacks. The word “Wahhabi” stems from the name of the founder of this system of thought, Muhammad Ibn Abd al-Wahhab (1702-1791), companion and religious adviser to Muhammad Ibn Saud, founder of the House of Saud. In this book Natana DeLong-Bas offers an in-depth study of the written works of al-Wahhab. She focuses on four areas: theology, legal theory, proselytizing through education and jihad, and law on women. Through a close reading of al-Wahhab’s texts she demonstrates that many aspects of 20th- and 21st-century Wahhabi extremism do not have their origins in his writings. Examples of this extremism include the emphasis on jihad, martyrdom and militancy, and misogyny. The strict division of the world into dar al-Islam and dar al-kufr, according to which only Wahhabi adherents are considered to be true Muslims and all others are non-Muslims who must be fought, is entirely absent from al-Wahhab’s work. Instead, argues DeLong-Bas, all of these themes were only added to Wahhabi teachings in the 19th century following armed engagement with the Ottoman Empire. DeLong-Bas’s study fills an enormous gap in the literature about Wahhabism by returning to the original writings of the founder of the movement. She debunks the common journalistic portrayal of Muhammad Ibn Abd al-Wahhab as an illiterate, rural bumpkin with no scholarly formation. Her revisionist reading of al-Wahhab’s thought will be controversial but impossible to ignore. The book will be essential reading for students and scholars of Islam as well as for those interested in the background of this dangerous modern ideology.
Related Products
Menggapai Bintang: Ibrah Kisah-kisah Di Dalam Al-Quran
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Kejahatan Lidah
Enlightening facts about how a merely harmful words spoken that could turn into harmful friction in our daily lives due to our ignorant whereby in Islam there are guidance on how to interact in a society.
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Journey Through The Quran (Edisi Bahasa Melayu)
Perempuan Yang Baik-Baik Dalam Al-Quran
Dunia Jin Dan Setan – Serial Aqidah Islam – 3
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Qadha Dan Qadar ; Serial Aqidah Islam – 8
Qadha’ dan Qadar: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 8/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Selain merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim, Qadha’ dan Qadar merupakan hal yang sangat rumit yang sering mendatangkan polemik berkepanjangan sejak dulu hingga sekarang, dan banyak orang yang mempunyai pemahaman yang salah terhadapnya. Buku ini memberikan penjelasan dengan jelas dan gamblang tentangnya, dan diperkuat dengan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan hadits-hadits nabawi, serta diperjelas lagi dengan perkataan para ulama salaf. Di dalam buku ini dibahas definisi Qadha’ dan Qadar, rukun iman kepadanya, batasan kemampuan akal manusia dalam memahaminya, aliran-aliran pemikiran tentangnya, dan pendapat ahlus sunnah dalam masalah ini.
Recently Viewed
Oud Al Hijaz
High-quality bakhoor burn Incense gives a fresh scent for your HOME, SHOP, or OFFICE.
[AH] Sunan Ibn Majah (Ar Risalah Naashirun) / سنن بن ماجه
كتاب “سنن ابن ماجه” هو سادس الكتب الستة المعتمدة (الكتب الستة لأصول السنة النبوية المشرفة). قام بجمعه وتصنيفه الإمام أبو عبد الله محمد بن يزيد بن ماجه القزويني.
Islamic Finance in Malaysia: Growth & Development
This modern history of Islamic finance is pretty short spanning a period of roughly five decades, compared to conventional finance which goes back to more than four centuries earlier. Islamic finance has spread rapidly across the globe, reminiscent of Lao-Tzu’s famous saying “A journey of a thousand miles begins with a single step”. Malaysia, a pioneer in the development of the Islamic finance industry, has emerged as one of the major hubs for global Islamic finance.
[AC] Mausū’at Asmā’ Allāh al-Ḥusnā / موسوعة أسماء الله الحسني
الدكتور محمد راتب النابلسي في موسوعته هذه، فضلاً عن نقله لما في كتب العلماء الأجلاء، قديماً وحديثاً، من روح لأسماء الله الحسنى، يسلك أسلوباً جديداً في شرحه لهذه الأسماء الحسنى، يعتمد على آيات الله في الآفاق، وعلى آيات الله في النفس البشرية
[GB] Abqariyyat al Imam Al Shafi’i / عبقرية الإمام الشافعي
هذا الكتاب يقصِدُ إلى تقديم أنموذج عال للعبقريَّة العلمية، متجسِّدةً في الإمام الشافعي رضي الله عنه، وذلك بقصد استلهام مكونات عبقريته لاستنبات عبقريَّات أخرى في محيطنا العلمي، فما أحوجَ الأمةَ اليوم إلى قيادات علميَّة عبقرية تحسِنُ أن تتفاعلَ مع واقعها بحكمة ناجزة وخبرة نافذة، مسبوقة بتأصيل علمي مكين وهضم تام للمنجَز المعرفي التراثي، تأتلف في أطروحاتها مكوناتُ العلم والمنهج من جهة، وسمات المعاصرة والتفاعل الحضاري من جهة أخرى، شأنُها في ذلك شأنُ قدواتها التاريخية الملهِمة التي كان لإسهامها قدمُ صدقٍ في الرقيِّ بهذه الأمة
My Big Feelings (P/B)
DO NOT GET ANGRY, hmm, that’s not as easy as it seems.
Because when I’m angry I cannot tell the difference between
CHOCOLATE OR SARDINES.
Quirky poems to help young children live a virtuous life based on the character of our PERFECT example.























































Nota My #QURANTIME Juzuk 8