Serangan terhadap sejarah Melayu merupakan serampang dua mata dalam mencabar kedudukan umat Melayu selaku Bumiputera asal dan pada masa sama melemahkan kedudukan Islam di negara ini, memandangkan Perlembagaan Persekutuan, ‘Melayu’ di negara ini secara automatik adalah seorang Muslim. Serangan berterusan terhadap putar belit sejarah Melayu, menerusi kenyataan akhbar, media sosial, media massa dan sebagainya, dibimbangi nasib umat Melayu-Islam di negara ini berakhir seperti umat Melayu-Islam di negara Thai, apabila sejarah keagungan Kesultanan Islam-Patani lenyap dan umat Melayu-Islam di sana terpaksa beridentitikan Thai-Muslim, lalu terhapuslah identiti dan jati diri penduduk Islam di sana.
Membongkar Rahsia Dunia Melayu
RM39.90
Frequently Bought Together
| Weight | 0.70 kg |
|---|---|
| Dimensions | 14.5 × 1.5 × 21 cm |
| Author | |
| Binding | Paperback |
| ISBN | 9789675391392 |
| Pages | 301 |
| Publisher | Hijjaz Records Publishing |
Be the first to review “Membongkar Rahsia Dunia Melayu” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
You may also like…
Solehah 1 : Karya Nabilah Alwie
Dalam Islam wanita dimuliakan, diangkat tinggi, dihormati zaman. Bukan terzalimi, bukan terpinggir, di bawah naungan Tuhan, jiwa tenang mengalir.
Impian suci menjadi solehah, langkah-langkah menuju redha Allah. Dengan iman, sabar, dan syukur di hati, istiqamah dijunjung, dalam rahmah Ilahi.
Teladan mulia dari sejarah nan suci, Maryam, Fatimah, Asiah jadi inspirasi. Solehah bukan sekadar panduan di jalan, tetapi ilham megah, menuju keberkatan Tuhan.
Bersedia untuk Mati (PTS)
Mengingati kematian adalah suatu yang dituntut dalam agama ini. Ia menjadikan manusia berakhlak baik dan melakukan kebaikan. Ia membuka pintu pengharapan bagi orang yang dizalimi.
Bagaimana?
Ia akan diterangkan dalam buku ini.
Related Products
Meraih Cinta & Kasih Sayang (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Haji & Umrah (Panduan Poket BM)
PANDUAN POKET bagi mengerjakan Umrah, Haji, dan Ziarah Madinah
Kiamat Kecil ; Serial Aqidah Islam – 5
Kiamat Kecil: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 5/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Apa yang terjadi setelah kematian? Bagaimana kehidupan manusia setelah kehidupan dunia ini? Kapan dan bagaimana dunia ini berakhir? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut semua orang, tidak peduli apa latar belakang nya. Banyak yang telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan menghasilkan teori-teori yang berkisar dari aneh ke nihilistik. Tapi teori-teori buatan manusia tidak dapat menjawab pertanyaan di luar batas kemampuan manusia. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar memaparkan secara apik dan membahas dengan tajam tentang kematian, perjalanan roh menuju langit, alam kubur dan kiamat sughra (kiamat kecil) dan tanda-tandanya, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Semua itu beliau sampaikan dengan ketajaman analisa nalar dan kekuatan dalil yang otentik dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih.
Journey Through The Quran (Edisi Bahasa Melayu)
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Pakaian yang Paling Indah (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Dunia Jin Dan Setan – Serial Aqidah Islam – 3
Menggapai Bintang: Ibrah Kisah-kisah Di Dalam Al-Quran
Nikmati Kehidupanmu (Revised Edition)
Produk hasil penyelidikan selama lebih dari dua puluh tahun, ‘Nikmatilah Kehidupanmu’ adalah terjemahan daripada buku terlaris berkaitan keagamaan dan motivasi dialam Bahasa Arab dan Bahasa Inggeris. Kini boleh didapati dalam Bahasa Malaysia. Buku yang menerangkan seni berinteraksi, hasil kajian terhadap kehidupan Rasulullah S.A.W .
Nota My #QURANTIME Juzuk 3
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-3 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Recently Viewed
Etiquette With The Quran (Islamosaic)
An enduring classic work on the etiquette that a Muslim must or should have with regard to handling and reciting the Quran (the Muslim scripture). The topics this volume raises include: ritual cleanliness, opportune times for recitation, the etiquette that students have with their teachers (and that teachers must have with their students), and variety of other issues that every Muslim should know and frequently ask about.
He present works was designed and written to explain to men and women how best to benefit from the Book of Allah. The blessing of the Quran is that whoever recites it as it should be recited is changed by it, and brought by imperceptible degrees to see why everything is the way it is. The seed of this knowledge is a humble intention to draw nearer to the Divine, the soil in which it takes root are reverence, awe, and love, ant its fruit is this world and the next. It is well known to everyone conversant wuth the Islamic disciplines that the learning of many thins does not teach wisdom, and that traditional books do not reveal their secrets or bestow their benefits to those without the key to them.
This key is adab, the “the right way of doing things,” rendered in the title as “etiquette.”… Books, especially sacred ones, give their knowledge to those of adab, and Westerns who know something about the sciences of Islam have been waiting for a book like this in English for a long time.
-From the Foreword by
Nuh Ha Mim Keller
The Ruling Concerning the Celebration of Mawlid an-Nabi (2nd edition)
In this book, is an explicit CLARIFICATION of the MAJOR DOUBTS raised by the proponents of Mawlid an-Nabi, including:
- Mawlid an-Nabi is honoring the Prophet.
- Mawlid an-Nabi is celebrated by a large number of the people in many towns and cities.
- Commemorating Mawlid an-Nabi renews the memories of the Prophet.
- Celebration of Mawlid an-Nabi is cut of love for the Prophet and an expression of ones love, which is permissible.
- Mawlid an-Nabi is a Bidah Husna (good innovation) because it is a means of showing gratitude towards Allah for sending the Prophet.
- The sayings of Umar, ‘What a good Bidah is this?’
Additional quotes by Shaikh Muhammad ibn Ibraheem Aal-Shaikh have been added to further clarify these issues. The booklet also as 2 valuable appendixes:
Appendix 1: Explanation of the Hadeeth,”He, who established/initiates a Sunnah Husna in Islam.” in the word o Shaikh Saleh al-Fawzan and Shaikh Muhammad ibn al-Uthaimeen (rahimahullah)
Appendix 2: A Dialogue between Shaikh al-Albani (rahimahullah) and a proponent of Mawlid.
Golden Seerah (H/B)
Golden Seerah: For the Young Generation by Darussalam written by Abdul Malik Mujahid
Rizq Lawful Earnings (P/B)
Narrated by Umar Ibn al-Khattaab (May Allah be pleased with him), the Prophet (Peace be upon him) said:
“If you put your faith completely in Allah, He will arrange for your sustenance in the same way as he provides for the bird. They go out in the morning with their stomachs empty and return filled in the evening.” (Tirmidhee)
This book discusses the place of pride Islam gives to making lawful earnings and rizq through hard work and striving. It also looks at the contempt Islam places on begging and indolence. Then it looks at which earnings are lawful, which are not and the many ways by which wealth can increase while seeking the pleasure of Allah (Glorified and Exalted is He).






















































There are no reviews yet.