Keutamaan budi, itulah tujuan yang akhir. Dan menyingkirkan diri dari kebinatangan, itulah cita-cita yang mulia. Bukit itulah yang didaki orang budiman. Setengah jatuh dan setengah bangun, ada yang tidak tahan, ada yang lemah kakinya, lalu terjatuh dan tidak bangun lagi. Ada pula yang tegak kembali, dan melangkah terus perlahan-lahan dan tidak mengenal putus asa.
Lembaga Budi (Bahasa Melayu)
RM23.00
Frequently Bought Together
| Weight | 0.55 kg |
|---|---|
| Dimensions | 23 × 15 × 2 cm |
| Binding | Paperback |
| ISBN | 9789674819552 |
| Publisher | PTS Publishing House |
Be the first to review “Lembaga Budi (Bahasa Melayu)” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
You may also like…
Perempuan-Perempuan Berbudi Dalam Al-Quran
Kita ingin jadi yang lebih baik dan kita ingin berbudi kepada orang-orang di sekeliling kita. Tetapi, siapakah inspirasi al-Quran untuk kita teladani?
Hakikatnya, Al-Quran telah membawa kisah Ibu Maryam yang bercita-cita tinggi saat menguruskan ruma tangganya.
Kisah Khawlah dan Ummu Kulthum binti Uqbah yang berusaha keras dan berani bertanya ketika menuntut ilmu.
Kisah dua perempuan Madyan yang menjaga kemuliaan diri saat keluar bekerja.
Kisah Permaisuri Saba’ yang berfikir panjang dan kritikal membuat keputusan dalam memimpin negara.
Berteduh Daripada Kegelisahan Hati
Gelisah, risau, takut, putus asa.
Mengapa emosi sebegini yang selalu membekas dalam hati kita? Ia datang bersilih ganti, sama ada kita sedar ataupun tidak.
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Kehidupan Mulia Nabi Muhammad SAW (Ar Raheeq Al Makhtum) Edisi Kemas Kini P/B
Pada tahun 1976, konferensi pertama mengenai Sirah Nabi Muhammad telah berlangsung di Pakistan yang ditaja oleh Liga Muslim Sedunia. Sebuah pertandingan penulisan buku sirah diadakan dan sebanyak 171 naskhah telah diterima dari seluruh dunia. Sirah “Ar-Raheeq Al-Makhtum” nukilan Safiur-Rahman Mubarakpuri berjaya meraih tempat pertama oleh sebab sumbernya yang sahih dan tulen.
Related Products
Kiamat Kecil ; Serial Aqidah Islam – 5
Kiamat Kecil: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 5/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Apa yang terjadi setelah kematian? Bagaimana kehidupan manusia setelah kehidupan dunia ini? Kapan dan bagaimana dunia ini berakhir? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut semua orang, tidak peduli apa latar belakang nya. Banyak yang telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan menghasilkan teori-teori yang berkisar dari aneh ke nihilistik. Tapi teori-teori buatan manusia tidak dapat menjawab pertanyaan di luar batas kemampuan manusia. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar memaparkan secara apik dan membahas dengan tajam tentang kematian, perjalanan roh menuju langit, alam kubur dan kiamat sughra (kiamat kecil) dan tanda-tandanya, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Semua itu beliau sampaikan dengan ketajaman analisa nalar dan kekuatan dalil yang otentik dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih.
Journey Through The Quran (Edisi Bahasa Melayu)
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Nikmati Kehidupanmu (Revised Edition)
Produk hasil penyelidikan selama lebih dari dua puluh tahun, ‘Nikmatilah Kehidupanmu’ adalah terjemahan daripada buku terlaris berkaitan keagamaan dan motivasi dialam Bahasa Arab dan Bahasa Inggeris. Kini boleh didapati dalam Bahasa Malaysia. Buku yang menerangkan seni berinteraksi, hasil kajian terhadap kehidupan Rasulullah S.A.W .
Menggapai Bintang: Ibrah Kisah-kisah Di Dalam Al-Quran
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam – 1
Iman Kepada Allah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 1/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Iman kepada Allah merupakan salah satu pilar utama rukun iman dan juga menjadi pijakan bagi seluruh jenis ritual ibadah lainnya. Ketaatan dan ibadah apapun tak akan diterima oleh Allah bila tidak dilandasi aqidah ini.
Panduan Solat (A Guide To Salah)
Panduan Solat
Wudhu dan Tayyamum
Waktu, Tempat, Pakaian dan Jenis-Jenis Solat
Qadha Dan Qadar ; Serial Aqidah Islam – 8
Qadha’ dan Qadar: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 8/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Selain merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim, Qadha’ dan Qadar merupakan hal yang sangat rumit yang sering mendatangkan polemik berkepanjangan sejak dulu hingga sekarang, dan banyak orang yang mempunyai pemahaman yang salah terhadapnya. Buku ini memberikan penjelasan dengan jelas dan gamblang tentangnya, dan diperkuat dengan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan hadits-hadits nabawi, serta diperjelas lagi dengan perkataan para ulama salaf. Di dalam buku ini dibahas definisi Qadha’ dan Qadar, rukun iman kepadanya, batasan kemampuan akal manusia dalam memahaminya, aliran-aliran pemikiran tentangnya, dan pendapat ahlus sunnah dalam masalah ini.
Recently Viewed
Read Qaidah (Madinah Script)
Easy progress through bitesize lessons
Read takes children step by step through letters, vowels, words and more until they’re ready for the Quran. Each line forms an easy, manageable lesson so children build momentum and progress.
- Motivational stickers
-
NOT Kiitab Compatible
Abu Bakr As-Siddeeq His Life And Times (IIPH)
The life of the first Rightly-Guided Caliph, Abu Bakr as-Siddeeq (may Allah be pleased with him) is a valuable roadmap for the Muslims of today. One of the first people to believe and embrace the Prophet’s Message of Islam, Abu Bakr remained a close companion of the Prophet (blessings and peace be upon him) throughout the Prophet’s life. Appointed as the Prophet’s successor on the basis of consultation, Abu Bakr proved to be a great leader who, with Allah’s help, steered the Ummah through difficult times. He faced numerous challenges within Arabia: some people apostatized, others refused to pay zakâh, and quite a few individuals emerged as false prophets, attracting many followers. Outside Arabia, the Persians and Byzantines keenly observed these developments, looking for an opportunity to crush the new state. Abu Bakr employed effective strategies to deal with these challenges and had remarkable success in doing so. Thus, he paved way for the Islamic conquests that toppled tyrants and carried the message of Islam to the entire world. His leadership should be a great source of inspiration for the Muslims today.
The Third Caliph of Islam: Uthman bin Affan (P/B)
Uthman bin Affan (R) was one of the early men who accepted Islam in Makkah. From the first moment he became a Muslim, he put all his wealth under the service of Islam. He spent most of his resources to satisfy the needs of poor Muslims. Recognizing his generosity and devotion to Islam, the Prophet (S) told him that his place would be in Paradise on the Hereafter. He married Ruqayah (R),the Prophet’s daughter. After she died, he married her sister Um Kulthum ;for that, the people at that time called him Dhun Nurain, “The Man with the Two Lights.”
Muhammad As If You Can See Him (H/B)
How many times have you heard the phrase, ‘Would you do that if the prophet was watching?’
This book challenges readers to think closely about this phrase, and describes the Prophet Muhammad (PBUH) from the first page of the book’s first chapter.
In fact, the book is a message of love from a mere human being.. to the best of human beings.
Written by the best-selling author of Don’t be Sad and You can be the Happiest Woman in the World, Muhammad as if you can see Him is promised to have the same effect on readers as did ‘Aid Al-Qarni’s previous writings.
What makes the book so special??
It is written by a skilled and award-winning author.
It describes the Prophet’s physical features as well as his inner traits.
The book leads the reader to understanding Muhammad from his beginning to his end.
The text and words are easy to understand, and the stories allow readers to keep up with their pace.
Conflicts and Tensions in Islamic Jurisprudence
Professor Coulson’s method is to examine the principal currents of Islamic legal thought through a series of conflicting concepts. The six polarizations he has devised are revelation and reason, unity and diversity, authority and liberty, idealism and realism, law and morality, and stability and change. Although clearly relevant to general Islamic studies, this book is intended primarily as a study in comparative law. This follows the trend of recent developments in the Islamic legal system itself. In the past, Muslim law has been regarded essentially as a brand of religious studies. Now, however, it is being separated from religion and becoming a province of legal science rather than a matter of religious expertise.
Ibn Taymiyyah’s Essay on Servitude
“An enlightening book written by one of the most famous scholars of Islaam on the important subject of servitude. In this book, Shaykh Ibn Taymiyyah defines the concept of worship in Islaam and explains that to be a true “slave of Allaah” is a status of both virtue and nobility. The author proves that the title “slave of Allaah” is one of great honor which Allaah bestowed upon the best of creation, Muhammad (pbuh). While elaborating on the issue of servitude, the author highlights the prevalent traps which people fall into, when becoming enslaved by, or allowing their hearts to become attached to worldly objects. The emphasis is on servitude to Allaah which is adorned with the true love we hold for Him in our hearts — a matter of central importance for every Muslim.
A Concise Presentation Of The Creed Of Ahlul Sunnah Wal Jama’ah
A Concise presentation of THE CREED OF AHLUS SUNNAH WAL-JAMA’AH: is an explanation on the beliefs of the Pious Predecessors of this Ummah. They include the companions, their followers and successors who have followed them in goodness and those who upheld the real and true Islam brought by the last Prophet Muhammad SAW.




































































There are no reviews yet.