Kota Gelangi tampak gemilang di celah lembah, namun tembok hitam azamnya menyimpan seribu derita. Di bawah kekuasaan Manura (Majlis Nurani Agung) , ilmu dan tafsiran suci dilarang terbuka dan setiap suara kebenaran dibungkam. Khalid, seorang pemuda asing yang berani, menyelinap masuk sebagai pedagang demi menyiasat pemusnahan Laman Suluh – pusat ilmu yang musnah dalam kabut misteri. Namun lorong-lorong berliku Gelangi penuh muslihat: pengkhianatan menanti di sebalik senyuman, dan mata-mata Manura mengintai tiap gerakannya.
Terkurung dalam penjara gelap dan diburu “pemburu bayang”, Khalid menemukan sinar harapan pada sekutu tak terduga serta ayat-ayat suci yang menerangi jiwanya. Bersama-sama, mereka menyalakan semula api perjuangan yang hampir padam, mencabar kuasa Manura dalam kota yang terbelenggu sumpahan bisu. Di tengah pergolakan ini, nyawa dan iman menjadi pertaruhan – demi membebaskan jiwa-jiwa suci daripada belenggu kezaliman. Mampukah cahaya kebenaran akhirnya memecahkan tembok sepi yang membisukan kebenaran?
Kitab Terakhir Tembok Sepi
RM30.00
Frequently Bought Together
| Weight | 0.20 kg |
|---|---|
| Dimensions | 19 × 12.5 × 0.28 cm |
| Author | |
| Binding | Paperback |
| Publisher | Karya PiS Sdn Bhd |
Be the first to review “Kitab Terakhir Tembok Sepi” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
Related Products
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Nota My #QURANTIME Juzuk 2
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-2 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Pakaian yang Paling Indah (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Palestin Kami Datang (A5)
Masih ingat lagi tak anda peristiwa hitam yang menyelubungi aktivis negara kita apabila kapal Mavi Marmara yang membawa barangan untuk disumbangkan kepada rakyat Palestin diserang secara ganas oleh rejim Yahudi. Kejadian tersebut telah membuka mata ramai pihak dan mendapat kutukan keras daripada beberapa buah negara tentang kelakuan zalim tentera Israel kepada para aktivis.
Haji & Umrah (Panduan Poket BM)
PANDUAN POKET bagi mengerjakan Umrah, Haji, dan Ziarah Madinah
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Recently Viewed
The Gracious Quran (H/B)
A modern-phrased interpretation in English (Arabic-English Parallel Edition)
This contemporary, authoritative translation interprets the Quran’s meaning for the English reader with unprecedented access to the Book that is the foundational source of Islam, its civilization and its peoples, who now comprise nearly one-fourth of humanity across the breadth of all the Earth’s continents and who form a crucial, contiguous community at the middle of the world.
Twenty years in the making, The Gracious Quran: A Modern-Phrased Interpretation of Its Meanings in English is both highly reliable and powerfully expressed. Where the Arabic of the Quran swells with important implication, that intent is conveyed in this rendering with a light hand in unobtrusive brackets, every effort having been expended to make its reading August, clear, accessible, and consistent while at the same time free of poetic pretension, philosophical complication, and lifeless literalisms. Its graceful layout and design augment the profound simplicity of the Quran’s message and give some semblance of resonance to its almost hypnotic power of literary expression.
The interpretation of The Gracious Quran is thoroughly guided by wide and deep experience with the civilizations of both luminous Islam and the enlightened west, while not unmindful of the light that infuses the world’s brilliant traditions. Fully four decades of scholarly expertise in Quranic studies and related disciplines are in its service, and the latest advances in the art of translation conspicuously benefit it.
About the translator:
Dr. Ahmad Zaki Hammad is an internationally known authority on Quran and Islamic Studies. He teaches Islamic Civilization and the Primary Disciplines of Quran Commentary, the Prophetic Traditions, and the Principles of Islamic Law at the foremost center of Islamic and Arabic learning in the Muslim world, AL-Azhar University (Faculty of Languages and Translations, Department of English). He is also a member of the Faculty of Shari’ah, Department of Juristic Studies.
He received his early Islamic and Arabic training at Al-Azhar University, Cairo, and was awarded the graduate degree of Alamiyyah from the Faculty of Theology. He holds a Ph.D., in Islamic Studies from the University of Chicago and is the author of a study of translation of Abu Hamid al-Ghazalis’s Al-Mustasfa min Ilm al-Usul, The Quintessence of the Science of the Principles of Islamic Law; and also Islamic Law: Understanding Juristic Differences, a Primer on the Science of al-Khulaf al Fiqhi in Light of the Shariah Sources.
He lived for many years in the United States, where he founded and served in numerous national and community Islamic institutions for American Muslims.
(E-Book) A Gift for a Muslim Bride
This book, truthfully, is an ideal gift to Muslim sisters (brides) and women in general, as it mainly deals with the concerned affairs of the marital life according to the Qur’an and Sunnah; touching upon topics like the excellence of a righteous wife, her attributes and duties to her husband.
It also contains stories of exemplary women, advices and other preciuos parting advices as a light of guidance. By practicing them, a home can become a garden of Jannah (Paradise).
This edition in hand has been improved and revised, with authenticated sayings and references for readers to gain beneficial insight into maintaining a beautiful marital life.
Hadith Nomenclature Primers
This volume presents two primers on the discipline of hadith nomenclature (mustalah al-hadith) and the authentication of transmitted reports. They are Nukhbat al-fikar (“Chosen Thoughts on the Nomenclature of Hadith Experts”) by Ibn Hajar al-‘Asqalani (773-835AH); and Al-Tadhkirah (“The Memorandum”) by Ibn al-Mulaqqin (723-804AH). These primers were written to facilitate speedy mastery of the discipline’s core material. Although the primers focus on definitions, they also include methods for addressing problems specific to the topic. Students would often commit a primer to memory while studying it with a living master who would explain its content in detail and demonstrate its application. It is through this interaction between students and instructors that Islamic education transmits both knowledge and skills across generations. In translation, these primers are ideal for English-speaking instructors looking for a primary text covering the subject’s core concepts. The translations will also benefit students looking to review their lessons or to prepare themselves for more advanced studies.
Softening The Heart (P/B)
ʿAbdullah ibn al-Mubarak’s Kitab az-Zuhd wa’r-Raqaʾiq, the earliest extant book on self-discipline in Islam, is a collection of Qur’ānic exegesis, prophetic traditions and anecdotes from the early generations that encourages rejection of this temporal world in favour of the eternal life of the Next World.
Fear and Hope in Allah (H/B)
“Indeed, they used to hasten to good deeds and supplicate Us in hope and fear, and they were to Us humbly submissive.”
(Surah al-Anbiyaʾ, 21:90)


















































There are no reviews yet.