Kota Gelangi tampak gemilang di celah lembah, namun tembok hitam azamnya menyimpan seribu derita. Di bawah kekuasaan Manura (Majlis Nurani Agung) , ilmu dan tafsiran suci dilarang terbuka dan setiap suara kebenaran dibungkam. Khalid, seorang pemuda asing yang berani, menyelinap masuk sebagai pedagang demi menyiasat pemusnahan Laman Suluh – pusat ilmu yang musnah dalam kabut misteri. Namun lorong-lorong berliku Gelangi penuh muslihat: pengkhianatan menanti di sebalik senyuman, dan mata-mata Manura mengintai tiap gerakannya.
Terkurung dalam penjara gelap dan diburu “pemburu bayang”, Khalid menemukan sinar harapan pada sekutu tak terduga serta ayat-ayat suci yang menerangi jiwanya. Bersama-sama, mereka menyalakan semula api perjuangan yang hampir padam, mencabar kuasa Manura dalam kota yang terbelenggu sumpahan bisu. Di tengah pergolakan ini, nyawa dan iman menjadi pertaruhan – demi membebaskan jiwa-jiwa suci daripada belenggu kezaliman. Mampukah cahaya kebenaran akhirnya memecahkan tembok sepi yang membisukan kebenaran?
Kitab Terakhir Tembok Sepi
RM30.00
Frequently Bought Together
| Weight | 0.20 kg |
|---|---|
| Dimensions | 19 × 12.5 × 0.28 cm |
| Author | |
| Binding | Paperback |
| Publisher | Karya PiS Sdn Bhd |
Be the first to review “Kitab Terakhir Tembok Sepi” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
Related Products
Panduan Solat (A Guide To Salah)
Panduan Solat
Wudhu dan Tayyamum
Waktu, Tempat, Pakaian dan Jenis-Jenis Solat
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Nikmati Kehidupanmu (Revised Edition)
Produk hasil penyelidikan selama lebih dari dua puluh tahun, ‘Nikmatilah Kehidupanmu’ adalah terjemahan daripada buku terlaris berkaitan keagamaan dan motivasi dialam Bahasa Arab dan Bahasa Inggeris. Kini boleh didapati dalam Bahasa Malaysia. Buku yang menerangkan seni berinteraksi, hasil kajian terhadap kehidupan Rasulullah S.A.W .
Menggapai Bintang: Ibrah Kisah-kisah Di Dalam Al-Quran
Nota My #QURANTIME Juzuk 1
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME ini akan diterbitkan sebanyak 30 juzuk, yang mana setiap juzuk mempunyai sebanyak 230 hingga 300 halaman.
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Haji & Umrah (Panduan Poket BM)
PANDUAN POKET bagi mengerjakan Umrah, Haji, dan Ziarah Madinah
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Palestin Kami Datang (A5)
Masih ingat lagi tak anda peristiwa hitam yang menyelubungi aktivis negara kita apabila kapal Mavi Marmara yang membawa barangan untuk disumbangkan kepada rakyat Palestin diserang secara ganas oleh rejim Yahudi. Kejadian tersebut telah membuka mata ramai pihak dan mendapat kutukan keras daripada beberapa buah negara tentang kelakuan zalim tentera Israel kepada para aktivis.
Nota My #QURANTIME Juzuk 2
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-2 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Recently Viewed
Seni Berfikir Yang Hilang
Melalui buku Seni Berfikir Yang Hilang, Ustaz Hasrizal Abdul Jamil mengupas enam cabang ilmu yang seharusnya kita kuasai. Ilmu yang membentuk cara fikir kita, sekali gus membantu kita menghadapi isu-isu sekitar kehidupan dengan lebih matang.
Astrophysics & The Holy Quran (H/B)
We are living now-a-days in the age of science. The intelligent human beings want to know where did they come from? Where did the universe come from? Will the universe come to an end, if so, how? Is the universe static or dynamic, if dynamic, is it expanding or contracting? What is time? When was it started? Will it come to an end? What are Black Holes? What are the forces of Nature? What is the smallest piece of matter? What is the status of man in the universe? Are there ultimate limits for human beings to know about something?
The majority of people especially in the third world are unable to answer these questions. When they are asked such questions, most of them answer with a shrug or with a vague and ambiguous knowledge. On the basis of Holy Qur’an as well as scientific knowledge, I have tried my level best to answer these questions in this book “Astrophysics and the Holy Quran”.
A Guide to Male-Female Interaction
Are Muslim men allowed to interact with female students, and vice versa, in a virtual classroom? Can a Muslim woman pursue a professional career that necessitates her interaction with men? Is it appropriate for a woman to serve her husband’s guests? Do mixed wedding ceremonies comply with the Sharia? Read this bilingual book to find the answers and more!
Al-Jumu’ah: The Day of Congregation
In our busy lives, Friday comes around once a week. It often comes and goes without our being really aware of it. For many Muslim men, it may be punctuated by the congregational prayer that they make special efforts to attend. For many Muslim women, it may go by just like any other day. This ought not to be the case. In this unique book, Dr. Gowher Yusuf gives us reason to stop and think about how special Friday (al-Jumu‘ah) really is, and what we should be doing to achieve the many bounteous blessings it holds for those who observe it. Drawing constantly from the Qur`an and the Sunnah and the great works of the scholars of Islam, Dr. Gowher Yusuf explores this topic in depth and presents it to the reader in simple language for them to understand and ponder over. This book travels through the various issues pertaining to the Friday prayer and its Khutbah, or sermon. These issues are explained within the Islamic framework, thus abolishing any myths and misunderstandings and clarifying the topic for the reader. Dr. Yusuf writes: The day of the week known as al-Jumu‘ah, or simply Jumu‘ah, is Friday, and it is special. Compared to the other days of the week, Friday has been accorded the largest amount of merit, so much so that the father of all humankind, Prophet Âdam (peace be upon him), was created on this day and a particular prayer was ordered for this day. It was from the guidance given to Prophet Muhammad (blessings and peace of Allah be upon him) to magnify this day, honour it, and designate it for acts of worship. …On a Friday, we all will be gathered and will stand congregated in front of Allah, the Exalted, on the Day of Resurrection, also called the Day of Accountability or the Day of Judgement.













































There are no reviews yet.