This is the Indonesian translation of The Minor Resurrection (What Happens After Death): In the Light of the Qur’an and Sunnah (Islamic Creed Series Vol. 5). What happens after death? When will the end of the world be? Are we really living in the ‘last days’? These are questions which concern everyone, no matter what his or her background. Many have tried to answer these questions, producing theories that range from the fanciful to the nihilistic, but manmade notions cannot answer questions about matters which the human has no way of finding out by himself or herself. In these as in so many other issues, Islam brings us answers. Surely the One who gives life and takes it away is the One who is the best to inform us of what happens after death. The One who has created this universe and
humankind is the best to tell us about when this world will come to an end and humankind will be called to judgement. He has informed us about these matters, in His Book and through His Prophet (blessings and peace be upon him). In this book, Dr. ‘Umar al-Ashqar examines all these issues from the point of view of the Qur’an and the Sunnah. He looks at issues of death and what happens to a person’s soul after death, including the questioning of the angels and the torment of the grave. He also examines the signs of the Last Hour, which indicate that the Day of Judgement is approaching – many of which are already happening. As always, he quotes extensively from the texts, placing these issues squarely within an Islamic framework and dispelling the myths and misunderstandings that have arisen and become prevalent.
Kiamat Kecil ; Serial Aqidah Islam – 5
RM45.00
Kiamat Kecil: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 5/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Apa yang terjadi setelah kematian? Bagaimana kehidupan manusia setelah kehidupan dunia ini? Kapan dan bagaimana dunia ini berakhir? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut semua orang, tidak peduli apa latar belakang nya. Banyak yang telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan menghasilkan teori-teori yang berkisar dari aneh ke nihilistik. Tapi teori-teori buatan manusia tidak dapat menjawab pertanyaan di luar batas kemampuan manusia. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar memaparkan secara apik dan membahas dengan tajam tentang kematian, perjalanan roh menuju langit, alam kubur dan kiamat sughra (kiamat kecil) dan tanda-tandanya, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Semua itu beliau sampaikan dengan ketajaman analisa nalar dan kekuatan dalil yang otentik dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih.
Frequently Bought Together
| Weight | 0.55 kg |
|---|---|
| Product Type | Book |
| Author | |
| Publisher | IIPH |
| Pages | 352 |
| ISBN | 9789960979458 |
Add a review Cancel reply
You must be logged in to post a review.
Related Products
Meraih Cinta & Kasih Sayang (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam – 1
Iman Kepada Allah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 1/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Iman kepada Allah merupakan salah satu pilar utama rukun iman dan juga menjadi pijakan bagi seluruh jenis ritual ibadah lainnya. Ketaatan dan ibadah apapun tak akan diterima oleh Allah bila tidak dilandasi aqidah ini.
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Nikmati Kehidupanmu (Revised Edition)
Produk hasil penyelidikan selama lebih dari dua puluh tahun, ‘Nikmatilah Kehidupanmu’ adalah terjemahan daripada buku terlaris berkaitan keagamaan dan motivasi dialam Bahasa Arab dan Bahasa Inggeris. Kini boleh didapati dalam Bahasa Malaysia. Buku yang menerangkan seni berinteraksi, hasil kajian terhadap kehidupan Rasulullah S.A.W .
Nota My #QURANTIME Juzuk 2
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-2 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Berakhirnya Dunia Ini (P/B) Revised Edition
Sejak akhir-akhir ini keadaan menjadi semakin tidak keruan dan kita telah mula melihat di kedai-kedai buku dan di laman-laman sesawang spekulasi tentang peristiwa-peristiwa yang akan berlaku dimasa akan datang, berasaskan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis yang mana ia menceritakan tentang peristiwa ini dan kaitannya dengan tanda-tanda kiamat. Setiap kali musibah menimpa dunia Islam dan umatnya, orang ramai akan mula mencari jalan keluar dalam memahaminya dan meyelesaikannya. Kadang-kadang akan terdengar berita tentang kemunculan Imam Mahadi, kadang-kadang akan tersebar cerita tentang telah tiba masanya akan berlaku ‘peperangan besar’ antara pihak yang benar dengan yang jahat, sesekali akan terdengar juga tentang tanah runtuh di sebelah Timur atau Barat, dan berbagai-bagai lagi kisahnya…
Muhammad S.A.W. Anda Bagaikan Dapat Melihat Baginda
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Kejahatan Lidah
Enlightening facts about how a merely harmful words spoken that could turn into harmful friction in our daily lives due to our ignorant whereby in Islam there are guidance on how to interact in a society.
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Perempuan Yang Baik-Baik Dalam Al-Quran
Recently Viewed
30 Hadith For Young Muslims
30 Hadith for Youn Muslims aims to educate children from their tender age with the sayings of our beloved Prophet Muhammad (PBUH) in a fun, colorful, and simplified modern approach.
Unique features such as lessons, discussion corners, and activities make it an ideal teaching tool for parents, teachers and educational institutions.
Its creative presentation invites readers to grasp the knowledge of the noble hadith and apply them in their lives.
Those Who Followed by IIPH
Those Who Followed is a collection of interesting and inspiring short biographies of the selected torchbearers of Islam from the generations that followed the Companions of the Messenger of Allah (blessings and peace be upon him). Lessons from how they dealt with civil strife and their appraisal of the life in this world and the hereafter hold a lot of relevance today. This book is a must-have for every family library. It can be used by parents and teachers effectively to introduce role models like Imam Bukhari, Imam Ahmad ibn Hanbal, Abdullâh ibn al-Mubârak, Imam Abu Haneefah, and many others to preteens and teenagers.
Sharh As-Sunnah : The Explanation of the Sunnah (2 Vol Set)
About The Book This is the highly beneficial two volume work in explanation of the famous works by Imam al-Barbahari (d.329h) by the esteemed & noble Shaykh, Dr Saalih al- Fawzan. Its importance can be seen by virtue of its being compiled in the early times; as it is one of the books of the earliest Salaf – those who lived in the same period with the great Imams, acquired knowledge from them and reported their pure Aqidah(creed) About The Author Imaam Al-Barbahaaree, rahimahullaah was a formidable and imposing Imaam of the 4th centuty Hijri who spoke out with the truth and called to the Sunnah and to the following of narrations. He also had renown and the respect of the ruler. In his gatherings, various circles for the study of hadeeth, the narrations and Fiqh were held. These were attended by many of the scholars of hadeeth and fiqh. The scholar, Abu ‘Abdillaah said: “If you see a person of Baghdaad loving Abul-Hasan Ibn Bashshaar and Abu Muhammad Al-Barbahaaree, then know that he is a person of the Sunnah.” The Imam Died in 329 Hijri


































ahmadkarimraimi –
sangat menginsafkan dan menakutkan. semoga semakin ke jalan yang benar. insyaallah