| Weight | 0.18 kg |
|---|---|
| Dimensions | 21.5 × 14 × 0.8 cm |
| Product Type | Book |
| Author | |
| ISBN | 9789675699504 |
| Pages | 80 |
| Publisher | DCP |






Kejahatan Lidah
RM10.00 RM13.00
Enlightening facts about how a merely harmful words spoken that could turn into harmful friction in our daily lives due to our ignorant whereby in Islam there are guidance on how to interact in a society.
Frequently Bought Together
Add a review Cancel reply
You must be logged in to post a review.
Related Products
Journey Through The Quran (Edisi Bahasa Melayu)
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam – 1
Iman Kepada Allah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 1/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Iman kepada Allah merupakan salah satu pilar utama rukun iman dan juga menjadi pijakan bagi seluruh jenis ritual ibadah lainnya. Ketaatan dan ibadah apapun tak akan diterima oleh Allah bila tidak dilandasi aqidah ini.
Kiamat Kecil ; Serial Aqidah Islam – 5
Kiamat Kecil: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 5/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Apa yang terjadi setelah kematian? Bagaimana kehidupan manusia setelah kehidupan dunia ini? Kapan dan bagaimana dunia ini berakhir? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut semua orang, tidak peduli apa latar belakang nya. Banyak yang telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan menghasilkan teori-teori yang berkisar dari aneh ke nihilistik. Tapi teori-teori buatan manusia tidak dapat menjawab pertanyaan di luar batas kemampuan manusia. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar memaparkan secara apik dan membahas dengan tajam tentang kematian, perjalanan roh menuju langit, alam kubur dan kiamat sughra (kiamat kecil) dan tanda-tandanya, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Semua itu beliau sampaikan dengan ketajaman analisa nalar dan kekuatan dalil yang otentik dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih.
Panduan Solat (A Guide To Salah)
Panduan Solat
Wudhu dan Tayyamum
Waktu, Tempat, Pakaian dan Jenis-Jenis Solat
Nota My #QURANTIME Juzuk 2
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-2 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Perempuan Yang Baik-Baik Dalam Al-Quran
Palestin Kami Datang (A5)
Masih ingat lagi tak anda peristiwa hitam yang menyelubungi aktivis negara kita apabila kapal Mavi Marmara yang membawa barangan untuk disumbangkan kepada rakyat Palestin diserang secara ganas oleh rejim Yahudi. Kejadian tersebut telah membuka mata ramai pihak dan mendapat kutukan keras daripada beberapa buah negara tentang kelakuan zalim tentera Israel kepada para aktivis.
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Recently Viewed
2IN1 Combo P05
1. Muharramat Forbidden Matters Some People Take Lightly (127 pages)
2. Women around the Messenger (364 pages)
[HH] Bulugh Al-Maram (Arabic) – Darussalam
Bulugh Al-Maram is based upon the Ahadith of our Prophet which have been the sources of Islamic Jurisprudence. Al-Hafiz Ibn Hajar Al-Asqalani (Hijrah 777-853) has recorded the true significance of the Ahadith and their origins & also made a comparison of the versions, if the sources are more than one
Seeds of Admonishment & Reform
This is the fifth installment in the book series, of the illustrious and inimitable scholar of the sixth century Hijri, Imam Ibn al-Jawzi, May Allah mercy upon him.
The Mukhtasar Al-Quduri
The Mukhtasar Al-Quduri is one of the most celebrated and influential treatises in any Muslim school of methodology and thought and is the foundation for the Hanafi school.
It is both the first source for scholars and a manual for the general reader.
This is its first ever complete translation in English.
Kejahatan Lidah
Enlightening facts about how a merely harmful words spoken that could turn into harmful friction in our daily lives due to our ignorant whereby in Islam there are guidance on how to interact in a society.
Let Us Be Muslims (P/B)
LET US BE MUSLIMS is a new edited English version of Sayyid Mawdudi’s Urdu Khutubat. It is no ordinary book, says Khurram Murad in his long Introduction, for it has stirred more hearts and impelled more lives to change their course than any of his more erudite works. In these Friday congregational addresses, Sayyid Mawdudi expounds such familiar themes as Iman, Islam, the Prayer, Fasting, Almsgiving, Pilgrimage and Jihad. But, in an unusually beautiful, powerfully reasoned, eloquent and passionate, and yet simple and lucid style,
“Sayyid Abul A’la Al-Mawdudui (1903-1979), one of the chief architects of contemporary Islamic resurgence, was the an outstanding Islamic thinker and writer of his time. He devoted his life to expound the meaning and message of Islam and to organise a collective movement to establish the Islamic Order. In this struggle, he had to pass through all kinds of sufferings.
Between 1948-67, he spent a total of five years in different prisons of Pakistan. In 1953, he was also sentenced to death by a Martial Law court for writing a ‘seditious’ pamphlet, this sentence being later commuted to life imprisonment. In 1941, he founded Jama’at-I Islami, of which he remained Amir, until 1972 and which is one of the most prominent Islamic movements of our day. He authored more than one hundred works on Islam, both scholarly and popular, and his writings have been translated into forty languages.”








































syafikahsaufi –
sangat meninsafkan ! 5 bintang! syukran!