Islam Adalah Cara Hidup
RM59.00
- Isi kandungan buku ini tidak bercanggah dengan akidah Ahli Sunnah Waljamaah.
- Penulisan ini dapat memberikan sedikit sebanyak manfaat kepada masyarakat untuk berubah menjadi hamba yang soleh.
- Buku ini sesuai untuk semua peringkat umur malahan amat bersesuaian jika dibacakan di surau-surau atau masjid-masjid.
Frequently Bought Together
| Weight | 0.95 kg |
|---|---|
| Dimensions | 24 × 16.5 × 2.3 cm |
| Author | |
| Binding | Paperback |
| ISBN | 9789673888047 |
| Pages | 427 |
| Publisher | Telaga Biru |
Be the first to review “Islam Adalah Cara Hidup” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
You may also like…
Berakhirnya Dunia Ini (P/B) Revised Edition
Sejak akhir-akhir ini keadaan menjadi semakin tidak keruan dan kita telah mula melihat di kedai-kedai buku dan di laman-laman sesawang spekulasi tentang peristiwa-peristiwa yang akan berlaku dimasa akan datang, berasaskan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis yang mana ia menceritakan tentang peristiwa ini dan kaitannya dengan tanda-tanda kiamat. Setiap kali musibah menimpa dunia Islam dan umatnya, orang ramai akan mula mencari jalan keluar dalam memahaminya dan meyelesaikannya. Kadang-kadang akan terdengar berita tentang kemunculan Imam Mahadi, kadang-kadang akan tersebar cerita tentang telah tiba masanya akan berlaku ‘peperangan besar’ antara pihak yang benar dengan yang jahat, sesekali akan terdengar juga tentang tanah runtuh di sebelah Timur atau Barat, dan berbagai-bagai lagi kisahnya…
Muhammad SAW : 11 Kualiti Kepimpinan Yang Mengubah Dunia
Translated from: Muhammad SAW: 11 Leadership Qualities that Changed the World
“Nabeel menawarkan kita cara bagi membangunkan pemimpin yang beretika dan berkesan yang sangat diperlukan dalam dunia bermasalah hari ini.” – Neil Jameson
Perjalanan Muhammad ﷺ Menuju Sempurna by Khubaib Akhi
Muhammad SAW adalah cita-cita kita semua.
Peribadinya adalah lambang kesempurnaan seorang manusia.
Mampukah kita menjadi seperti Baginda?
Baginda sempurna empatinya, tetapi ia bukan tumbuh sekelip mata.
Baginda sempurna sabarnya, tetapi ia bukan muncul secara magikal.
Baginda sempurna tawakkalnya, tetapi ia bukan terjadi satu malam.
Kesempurnaan itu terbentuk melalui suatu proses nyata dan terperinci yang ditetapkan Allah SWT.
Melalui buku ini, Khubaib Akhi menawarkan jalan yang praktikal dan sistematik bagi mencapai kesempurnaan keperibadian Nabi SAW. Bukan sekadar retorik dan cakap kosong, penulis berusaha mengadunkan wahyu yang suci dengan sains kemanusiaan yang terperinci. Dengan itu, terbentanglah jalan untuk meneladani Sunnah Baginda SAW.
Related Products
Perempuan Yang Baik-Baik Dalam Al-Quran
Dunia Jin Dan Setan – Serial Aqidah Islam – 3
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Panduan Solat (A Guide To Salah)
Panduan Solat
Wudhu dan Tayyamum
Waktu, Tempat, Pakaian dan Jenis-Jenis Solat
Journey Through The Quran (Edisi Bahasa Melayu)
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam – 1
Iman Kepada Allah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 1/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Iman kepada Allah merupakan salah satu pilar utama rukun iman dan juga menjadi pijakan bagi seluruh jenis ritual ibadah lainnya. Ketaatan dan ibadah apapun tak akan diterima oleh Allah bila tidak dilandasi aqidah ini.
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Recently Viewed
Reverence for The Salah (Maktabatulirshad Publication)
The Salah is the most crucial affair in a Muslim’s life. To preserve one’s religion, one has to observe it consistently; otherwise, one would be negligent of the Salah, let alone other acts of worship. It is the pillar of Islam, as it is soundly reported from the Prophet (May Allah elevate his rank & grant him peace). At the same time, the remaining deeds serve as the axis of support. Similarly, a tent without a pillar is useless. The Salah is the criterion for accepting all other deeds; if it is rejected [by Allah], all other deeds will be rejected. It is the first obligation ever in Islam and the last act of worship to wither. So, if one is negligent to the first and the last thing in Islam, then one will lose everything in-between.
Inadequate observance of the Salah that lacks adherence to its prescribed form in the manner performed by the Messenger of Allah (May Allah elevate his rank & grant him peace) will derail one’s religion. It will invalidate all deeds, cause misconduct in one’s religious and worldly affairs.














































There are no reviews yet.