Dalam buku ini, Dr. Umar al-Asyqar mendiskusikan pendapat-pendapat yang salah yang telah menyelinap masuk ke pemikiran umat islam tentang Allah dan sifat-sifat-Nya, beliau menjelaskan bahwa satu-satunya cara
yang benar untuk memahami ayat-ayat Qur’an dan hadits yang berbicara tentang Allah dan sifat-sifat-Nya adalah cara
yang digunakan oleh generasi pertama ummat ini (salaf). Dr. al-Asyqar juga membahas konsep-konsep pemikiran modern, seperti teori evolusi, dan membuktikan bahwa paham tersebut adalah salah. Beliau juga mengupas fenomena alam yang dengan jelas menunjukkan keberadaan dan keesaan pencipta yang Mahakuasa. This is the Indonesian translation of Belief in Allah: In the Light of the Qur’an and Sunnah (Islamic Creed Series Vol. 1). In this first of his eight-volume Islamic Creed Series, Dr. ‘Umar al-Ashqar discusses the mistaken ideas that have crept into Muslim thinking concerning Allah and His attributes, and highlights the fact that the only correct way to understand the verses of the Qur’an and the hadiths which speak of Allah and His attributes is the way in which they were understood by the first generations of this Ummah (the ‘salaf’). Dr. al-Ashqar also examines modern concepts, such as the theory of evolution, and proves that they are wrong and false. Following the Qur’anic injunction to ponder the signs of Allah in the universe, he pays attention to the study of natural phenomena which clearly point to the existence and Oneness of the Almighty Creator. Thus Dr. al-Ashqar affirms the principle which lies as the heart of Islamic faith and practice, namely tawheed (the creed that there is none worthy of worship other than Allah), the Absolute Oneness of the Divine Through divine revelation and explicit examples led by the Prophet Muhammad (blessings and peace be upon him), we are reassured of Allah’s existence and glory. His attributes are clearly described in this book, giving you a better understanding of, and insha’Allah a stronger bond with, our Creator, as the power of tawheed acts as a vehicle in our mission to strengthen our personal relationship with Allah the Almighty. Allah’s characteristics are explained and referenced clearly in this book. Relevant discussions regarding philosophical proof found in the Qur’an and the Sunnah allow room to answer all questions and remove all doubts concerning this fundamental belief in God and the implications it has on how we live our lives. These basic precepts of religion remain true for all time and every generation.
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam – 1
RM80.00
Iman Kepada Allah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 1/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Iman kepada Allah merupakan salah satu pilar utama rukun iman dan juga menjadi pijakan bagi seluruh jenis ritual ibadah lainnya. Ketaatan dan ibadah apapun tak akan diterima oleh Allah bila tidak dilandasi aqidah ini.
Frequently Bought Together
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam - 1
Dunia Jin Dan Setan - Serial Aqidah Islam - 3
| Weight | 0.78 kg |
|---|---|
| Product Type | Book |
| Author | |
| Publisher | IIPH |
| Pages | 576 |
| ISBN | 9789960979410 |
Add a review Cancel reply
You must be logged in to post a review.
Related Products
Nikmati Kehidupanmu (Revised Edition)
Produk hasil penyelidikan selama lebih dari dua puluh tahun, ‘Nikmatilah Kehidupanmu’ adalah terjemahan daripada buku terlaris berkaitan keagamaan dan motivasi dialam Bahasa Arab dan Bahasa Inggeris. Kini boleh didapati dalam Bahasa Malaysia. Buku yang menerangkan seni berinteraksi, hasil kajian terhadap kehidupan Rasulullah S.A.W .
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Kejahatan Lidah
Enlightening facts about how a merely harmful words spoken that could turn into harmful friction in our daily lives due to our ignorant whereby in Islam there are guidance on how to interact in a society.
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Nota My #QURANTIME Juzuk 2
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-2 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Haji & Umrah (Panduan Poket BM)
PANDUAN POKET bagi mengerjakan Umrah, Haji, dan Ziarah Madinah
Dunia Jin Dan Setan – Serial Aqidah Islam – 3
Recently Viewed
SOFT BOOK – Arabic Numbers
Arabic numbers from 1 to 20
Complete with pictures to count
Arabic number symbols
Pronunciation in Arabic and English
Arabic Reading & Writing Made Easy
The learner does not need to have memorized all the 28 Arabic alphabets and the 112 variations before learning to read and write.
Oud Al-Sultan
High-quality bakhoor burn Incense gives a fresh scent for your HOME, SHOP, or OFFICE.
The Wives of the Prophet Muhammad (H/B)
Within this book, The Wives of Prophet Muhammad, is a wealth of captivating information about the distinguished wives of the Prophet (may Allah be pleased with them). Their lives are represented through vivid stories encompassing their lineage, history, and marriages to the Prophet (blessings and peace be upon him). From their hardships to their triumphs, their lives were filled with honesty, sincerity, and devotion to Allah. Their lives exemplify an ideal for which Muslims may strive. Each wife is honoured as an individual, with her life and her love of the Prophet (blessings and peace be upon him) directing her story. The author has compiled the statements of several scholars on this topic and added to this her own impassioned arguments, with which she dispels criticism by orientalists of the Prophet’s practice of polygyny. From a historical perspective, his life, along with those of his wives, authenticates his mission. His practice of polygyny, when investigated, reveals a deep wisdom behind his marriages that supported his efforts of teaching and spreading Islam. This edition is new and completely revised. It has been reorganized to make it easy to read while drawing out the most inspiring aspects of the lives of the honourable wives of the Prophet Muhammad.
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
































syafikahsaufi –
cara penyampaian yang baik dan mudah difahami. syukran jazakallah
masjidalikhlas –
penekanan yang jelas terhadap akidah islam dan rukun iman yang pertama. alhamdulillah mudah untuk saya fahamj. jazakallah
Sakhirah –
1. The book is in good order except on page ‘Pendahuluan’ some of the words are not sharp.
2. It would be better if you include the latest year of publication. I only saw 2008. When was the revised publication?