Erti Beragama Yang Hilang
RM35.00
Melalui buku Erti Beragama Yang Hilang, Ustaz Hasrizal Abdul Jamil menjelaskan sudut-sudut agama yang sering dilupakan dan disalahfahami. Antaranya perkaitan akidah dan ibadah dengan kehidupan, acuan akhlak, juga isu perhubungan sesama manusia, agar kita dapat melalui kehidupan di dunia dengan baik sekali gus mengecapi kenikmatan hidup yang abadi di akhirat kelak.
Frequently Bought Together
| Weight | 1 kg |
|---|---|
| Dimensions | 24 × 18 × 2 cm |
| Author | |
| Binding | Paperback |
| ISBN | 9789672459071 |
| Pages | 315 |
| Publisher | Iman Publication |
Be the first to review “Erti Beragama Yang Hilang” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
You may also like…
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Berteduh Kerana Kekosongan Hati
Namun, hati kita tetap berasa kosong.
Mengapa?
Mendakap Kesedihan Dengan Al-Quran
Benarkah kita dilarang untuk berasa sedih?
Andai kita rasa terbuang; Yusuf AS juga begitu.
Andai kita pernah melalui konflik berkeluarga; Yaakub AS juga begitu.
Andai kita pernah dikhianati teman; Lut AS juga begitu.
Kita menangis; Yaakub AS juga menangis, sehingga buta matanya.
Kita rasa hidup tidak lagi bermakna; Maryam AS juga pernah rasa begitu, sehingga terlahir kata-kata penyesalan dari bibirnya.
Sebenarnya, apakah respons al-Quran terhadap kesedihan yang kita bahkan para nabi rasai?
Perempuan Yang Baik-Baik Dalam Al-Quran
Nabi ﷺ Juga Seorang Manusia
Meneroka Sisi Yang Hilang Dalam Meneladani Sirah
Sisi manusiawi Nabi SAW yang selalunya tersembunyi; bagaimana jika kita berkenalan semula dengan Baginda SAW—sebagai seorang manusia?
Baginda SAW insan maksum, namun turut memiliki fitrah semula jadi seperti kita.
Berteduh Untuk Ketenangan Hati
Ada waktunya kita rasa hidup ini kurang bermakna, sedangkan segala-galanya nampak cukup dan sempurna. Seharusnya kecukupan ini mendatangkan bahagia yang didamba.
Di manakah sebenarnya ketenangan?
Related Products
Journey Through The Quran (Edisi Bahasa Melayu)
Nota My #QURANTIME Juzuk 3
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-3 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Nota My #QURANTIME Juzuk 2
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-2 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Keutuhan Rumahtangga Bahagia (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Kejahatan Lidah
Enlightening facts about how a merely harmful words spoken that could turn into harmful friction in our daily lives due to our ignorant whereby in Islam there are guidance on how to interact in a society.
Makkah al-Mukarramah Kelebihan dan Sejarah (Edisi Kemas Kini)
Makkah adalah kota suci yang memiliki berbagai- bagai kelebihan. Sebuah negeri yang bersejarah, tempat bermulanya dakwah Nabi Ibrahim, yang didoakannya keberkatan dan keselamatan bagi yang mengerjakan ibadah di dalamnya.
Recently Viewed
Human Right in Islam – DCB
This work argues that contemporary human rights schemes, especially the extreme and vocal branches, offer no convincing reasons for a Muslim to give up tenets of his faith to bend them to meet their demands. On the contrary, these schemes’ baseless claims should strengthen a Muslim’s conviction in Islam. Human Rights Advocates have a noble goal of bringing people the rights they deserve, but they are lost and confused, lacking a foundation for their claims. After examining the human rights paradigm, a Muslim should flee quickly and return to Allah, realizing that without the guidance of the Almighty, there is no hope for humanity.
The Right to Education, Work and Welfare in Islam (P/B)
In The Right to Education, Work and Welfare in Islam Professor M.H. Kamali develops an Islamic perspective on three connected and complementary areas of rights and liberties. He urges that education is often a necessary ingredient of professional work even more so now than in earlier times when the range and variety of specialised knowledge were relatively limited. A person who acquires education, whether generally or at advanced levels of specialisation, is more likely to stand in a better position to enter the workforce and thus to contribute to the welfare of the community.
The author commences his discussions on education, work and welfare in Islam by focusing on how each is treated in the Qur’an; and follows this by the example of the Prophet and, after him, the Pious Caliphs who gave prominence to the education and welfare needs of people at times both of scarcity and affluence. Professor Kamali then moves forward to our time and discusses the right to education, the education of children, institutionalisation of learning, academic freedom and the debate between science and religion.
The section on work elaborates on the value of work, work ethics, workers’ and employers’ rights and responsibilities, and the role and responsibility of governments.
Finally, the section on welfare focuses on the importance in Islam of caring for those who are in need and the different forms of provision that can be made available by individuals, the state and charities.
My Ramadan Kit 2025 (New)
𝐖𝐡𝐚𝐭’𝐬 𝐢𝐧𝐬𝐢𝐝𝐞 𝐭𝐡𝐞 𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐢𝐭:
💛 1 x Board Game
💛 30 x Quran Quiz Cards
💛 Ibadah Tracker with Stickers
💛 Good Deeds Jar with Stickers
💛 Animals In The Quran Memory Game Cards
💛 Notebook with Coloring Pages




















































There are no reviews yet.