This is the Indonesian translation of The Messengers and the Messages: In the Light of the Qur’an and Sunnah (Islamic Creed Series Vol. 4). From time immemorial, the Devil has been launching his attacks against people. But from that time, Allah has been sending His Message to humankind, reminding them of the purpose for which they were created, namely, to worship Him alone. This message of tawheed (the Islamic concept of monotheism), accompanied by laws which regulate human life on the individual and social level, is the Message brought by all the prophets and Messengers, down throughout the ages, to all nations. The Messages of the earlier prophets and Messengers were entrusted to their priests and rabbis, to be preserved and conveyed to subsequent generations by them, but they failed to fulfil that trust, concealing, distorting or omitting parts of the Message until the word of truth was lost. Finally, Allah sent His last Messenger with the ultimate Message addressed to all of humanity, the Message of Islam, and Allah Himself guaranteed to preserve it until the Day of Resurrection. In this book, Dr. ‘Umar al-Ashqar presents a thorough study of the Messengers and their Message. Based primarily on the texts of the Qur’an and Hadith, he also presents quotations
from the Bible and other scriptures to demonstrate that the Message is one and that the final Message, that which was brought by our Prophet Muhammad (blessings and peace of Allah be upon him), is the culmination of the call of all the Messengers, and the only perfect message in existence, the path to Paradise, that will abide until the Day of Resurrection.
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
RM65.00
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Frequently Bought Together
Dunia Jin Dan Setan - Serial Aqidah Islam - 3
| Weight | 0.495 kg |
|---|---|
| Product Type | Book |
| Author | |
| Publisher | IIPH |
| Pages | 368 |
| ISBN | 9789960979441 |
Be the first to review “Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4” Cancel reply
You must be logged in to post a review.
Related Products
Qadha Dan Qadar ; Serial Aqidah Islam – 8
Qadha’ dan Qadar: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 8/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Selain merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim, Qadha’ dan Qadar merupakan hal yang sangat rumit yang sering mendatangkan polemik berkepanjangan sejak dulu hingga sekarang, dan banyak orang yang mempunyai pemahaman yang salah terhadapnya. Buku ini memberikan penjelasan dengan jelas dan gamblang tentangnya, dan diperkuat dengan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan hadits-hadits nabawi, serta diperjelas lagi dengan perkataan para ulama salaf. Di dalam buku ini dibahas definisi Qadha’ dan Qadar, rukun iman kepadanya, batasan kemampuan akal manusia dalam memahaminya, aliran-aliran pemikiran tentangnya, dan pendapat ahlus sunnah dalam masalah ini.
Berakhirnya Dunia Ini (P/B) Revised Edition
Sejak akhir-akhir ini keadaan menjadi semakin tidak keruan dan kita telah mula melihat di kedai-kedai buku dan di laman-laman sesawang spekulasi tentang peristiwa-peristiwa yang akan berlaku dimasa akan datang, berasaskan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis yang mana ia menceritakan tentang peristiwa ini dan kaitannya dengan tanda-tanda kiamat. Setiap kali musibah menimpa dunia Islam dan umatnya, orang ramai akan mula mencari jalan keluar dalam memahaminya dan meyelesaikannya. Kadang-kadang akan terdengar berita tentang kemunculan Imam Mahadi, kadang-kadang akan tersebar cerita tentang telah tiba masanya akan berlaku ‘peperangan besar’ antara pihak yang benar dengan yang jahat, sesekali akan terdengar juga tentang tanah runtuh di sebelah Timur atau Barat, dan berbagai-bagai lagi kisahnya…
Keutuhan Rumahtangga Bahagia (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Palestin Kami Datang (A5)
Masih ingat lagi tak anda peristiwa hitam yang menyelubungi aktivis negara kita apabila kapal Mavi Marmara yang membawa barangan untuk disumbangkan kepada rakyat Palestin diserang secara ganas oleh rejim Yahudi. Kejadian tersebut telah membuka mata ramai pihak dan mendapat kutukan keras daripada beberapa buah negara tentang kelakuan zalim tentera Israel kepada para aktivis.
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Nikmati Kehidupanmu (Revised Edition)
Produk hasil penyelidikan selama lebih dari dua puluh tahun, ‘Nikmatilah Kehidupanmu’ adalah terjemahan daripada buku terlaris berkaitan keagamaan dan motivasi dialam Bahasa Arab dan Bahasa Inggeris. Kini boleh didapati dalam Bahasa Malaysia. Buku yang menerangkan seni berinteraksi, hasil kajian terhadap kehidupan Rasulullah S.A.W .
Meraih Cinta & Kasih Sayang (Jibaly Rumah Tangga Siri)
Melalui ketiga-tiga buku dalam siri ini, kami berusaha membincangkan perkahwinan menurut Sunnah yang sahih.
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Recently Viewed
Salat Knowledge Game
The Salat Knowledge Game is suitable for 2 to 4 players aged three and above. In this game of slides and ladders, you spin the wheel and race to the finish before your friend reaches there. Along the way you learn the meaning and message of salat, that is, the five daily prayers. If you miss a prayer, you go down through the slippery slide, but if you offer it on time and with care, you climb up the ladder. And that is not all. There are chances to win a Salat Card too. Answer the question given on the card correctly and increase your knowledge about the five daily prayers. In this way, you don’t just try to run for the finish line, but learn all about salat as well. Isn’t this a fun way to play and learn!
Ghibah (Backbiting) : The Root Cause of All Evil : The Commands and Prohibitions of the Shariah
Islam is a religion of peace, love, and compassion. Lies, suspicion, backbiting, slander, vain talk — all these are anathema to Islam. Indeed, such negative activity sows the seeds of enmity among the people and ultimately brings about the downfall of society. Backbiting (ghibah) in particular, according to the Qur’an, is not just a common social evil, but rather an abhorrent act, a major sin — the equivalent of eating one’s brother’s flesh.
Numerous ahadith of the Prophet Muhammed (pbuh) also underscore the complete futility, extreme loathsomeness and grave consequences of the deliberate misrepresentation of others. Backbiting, by the unanimous rulings of religious scholars (ijma) is forbidden, so that anyone who indulges in it is guilty of serious wrongdoing. Yet people have no qualms about engaging in this practice, flouting all prohibitions and strict commands.
Drawing upon important source material on the subjects of backbiting, false accusation (bhutan), and related issues, this book highlights the need to keep our society free of his ignoble malaise. To this end, it elucidates the relevant commands and prohibitions of the Shari’ah, so as to create in the minds of its readers a deep awareness of the sinfulness and ill effects of calumny.
By Shakil Ahmad Khan and Wasim Ahmad
Bulugh Al-Maram (Attainment of the Objective)
Bulugh Al-Maram is based upon the Ahadith of our Prophet which have been the sources of Islamic Jurisprudence. Al-Hafiz Ibn Hajar Al-Asqalani (Hijrah 777-853) has recorded the true significance of the Ahadith and their origins & also made a comparison of the versions, if the sources are more than one
The Ruling Concerning the Celebration of Mawlid an-Nabi (2nd edition)
In this book, is an explicit CLARIFICATION of the MAJOR DOUBTS raised by the proponents of Mawlid an-Nabi, including:
- Mawlid an-Nabi is honoring the Prophet.
- Mawlid an-Nabi is celebrated by a large number of the people in many towns and cities.
- Commemorating Mawlid an-Nabi renews the memories of the Prophet.
- Celebration of Mawlid an-Nabi is cut of love for the Prophet and an expression of ones love, which is permissible.
- Mawlid an-Nabi is a Bidah Husna (good innovation) because it is a means of showing gratitude towards Allah for sending the Prophet.
- The sayings of Umar, ‘What a good Bidah is this?’
Additional quotes by Shaikh Muhammad ibn Ibraheem Aal-Shaikh have been added to further clarify these issues. The booklet also as 2 valuable appendixes:
Appendix 1: Explanation of the Hadeeth,”He, who established/initiates a Sunnah Husna in Islam.” in the word o Shaikh Saleh al-Fawzan and Shaikh Muhammad ibn al-Uthaimeen (rahimahullah)
Appendix 2: A Dialogue between Shaikh al-Albani (rahimahullah) and a proponent of Mawlid.
114 Tips to Help You Finally Memorize The Qur’an (P/B)
“114 Tips to Help You Finally Memorize the Qur’an is a concise book that aims to equip readers of all backgrounds with the information and techniques necessary in order to begin, continue with, and complete the memorization of the Qur’an, eliminating thereby the common excuse and reasons for not memorizing.”










































There are no reviews yet.