Journey Through The Quran (Edisi Bahasa Melayu)
RM85.00
| Weight | 0.500 kg |
|---|---|
| ISBN | 9789678607339 |
| Author | |
| Binding | Paperback |
| Publisher | Karya Bestari Sdn Bhd |
Related Products
Haji & Umrah (Panduan Poket BM)
PANDUAN POKET bagi mengerjakan Umrah, Haji, dan Ziarah Madinah
Kejahatan Lidah
Enlightening facts about how a merely harmful words spoken that could turn into harmful friction in our daily lives due to our ignorant whereby in Islam there are guidance on how to interact in a society.
Rasul dan Risalah ; Serial Aqidah Islam – 4
Rasul Dan Risalah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 4/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Di era kemajuan ilmu pengetahuan sekarang ini, banyak orang yang mengandalkan ilmu dan kemampuannya bahkan sampai menuhankan akal fikirannya. Mereka merasa tidak perlu lagi kepada ajaran dan petunjuk para nabi dan rasul, bahkan ada yang mengatakan bahawa rasul pun perlu dikritisi. Benarkah demikian? Mungkinkah manusia sampai kepada kebenaran hakiki dengan kemampuan akalnya. Jawabnya tentu tidak, sepandai apapun akal manusia tetap terbatas, ia tidak bisa mencapai kebenaran hakik kecuali dengan tuntunan wahyu yang dibawa oleh para rasul, ia tidak bisa mengetahui kebaikan dan keburukan secara benar dan mendetail tanpa petunjuk para rasul. Oleh karena itu, orang yang hanya mengandalkan akalnya saja tanpa memperdulikan petunjuk yang dibawa oleh para rasul akan tersesat jalan. Buku ini mengupas tuntas tentang nabi dan rasul serta ajaran mereka dengan rinci dan mendetail, baik yang berkaitan dengan definisi nabi dan rasul, perbedaan antara keduanya, urgensi diutusnya mereka, jumlah mereka, sifat-sifat dan tugas-tugas mereka. Oleh karena itu, buku ini pantas dimilikioleh setiap muslim yang ingin mengenal para rasul dan mengetahui ajaran mereka, dan juga siapa saja yang ingin mencari kebenaran.
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Lelaki Yang Hebat-Hebat Dalam Al-Quran
- Lelaki yang hebat-hebat itu bukanlah lelaki yang seperti malaikat.
- Dia ialah lelaki yang biasa-biasa, namun saat imannya diugut oleh Raja yang jahat, dia berani masuk ke dalam gua dan meninggalkan keselesaan hidup demi membela iman. Persis pemuda Ashabul Kahfi.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat berhadapan dengan ayah sendiri dan masyarakat yang jahil, dia berani mempertahankan kebenaran dan menghadapi ujian. Persis Nabi Ibrahim AS, ketika mudanya.
- Dia adalah lelaki yang biasa-biasa, namun saat si ayah menerima arahan Tuhan untuk menyembelihnya, dia berani menyahut arahannya tanpa dolak-dalih. Persis Nabi Ismail AS, ketika mudanya.
Melalui buku ini, Ust Syaari menghurai kisah lelaki yang hebat-hebat di sisi Allah SWT meskipun hakikatnya mereka adalah insan yang biasa-biasa sahaja. Buku ini sesuai dibaca oleh segenap lapisan masyarakat yang mengimpikan lahirnya lelaki dengan acuan Al-Quran.
Perempuan Yang Baik-Baik Dalam Al-Quran
Qadha Dan Qadar ; Serial Aqidah Islam – 8
Qadha’ dan Qadar: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 8/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Selain merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim, Qadha’ dan Qadar merupakan hal yang sangat rumit yang sering mendatangkan polemik berkepanjangan sejak dulu hingga sekarang, dan banyak orang yang mempunyai pemahaman yang salah terhadapnya. Buku ini memberikan penjelasan dengan jelas dan gamblang tentangnya, dan diperkuat dengan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan hadits-hadits nabawi, serta diperjelas lagi dengan perkataan para ulama salaf. Di dalam buku ini dibahas definisi Qadha’ dan Qadar, rukun iman kepadanya, batasan kemampuan akal manusia dalam memahaminya, aliran-aliran pemikiran tentangnya, dan pendapat ahlus sunnah dalam masalah ini.
Palestin Kami Datang (A5)
Masih ingat lagi tak anda peristiwa hitam yang menyelubungi aktivis negara kita apabila kapal Mavi Marmara yang membawa barangan untuk disumbangkan kepada rakyat Palestin diserang secara ganas oleh rejim Yahudi. Kejadian tersebut telah membuka mata ramai pihak dan mendapat kutukan keras daripada beberapa buah negara tentang kelakuan zalim tentera Israel kepada para aktivis.
Recently Viewed
Fear and Hope in Allah (H/B)
“Indeed, they used to hasten to good deeds and supplicate Us in hope and fear, and they were to Us humbly submissive.”
(Surah al-Anbiyaʾ, 21:90)
Tajweed Rules For Quranic Recitation [A Beginner Guide]
For every letter of the Qur’an that a Muslim recites, s/he is rewarded ten times over. This immense reward for such a seemingly simple task emphasizes the importance of learning how to recite the Qur’an. Tajweed Rules for Qur’anic Recitation: A Beginner’s Guide aims to give the reader the necessary tools to properly recite the Qur’an according to the manner in which the Prophet Muhammad (sa) recited it. To set the stage for learning the proper Qur’anic recitation, or tajweed, the history of the Qur’an is briefly discussed from its revelation to its compilation. In addition, the history of the Science of Tajweed is touched upon, in order to move the reader into the rules of Qur’anic recitation. With the beginning learner in mind, the rules are detailed in a simple yet clear manner. Each new rule is elucidated with examples from the Qur’an for learners to apply to their recitation.
[MM] Sharh Mandhumah Al-Ajrumiyyah – Shaykh Dawud At-Tikriti (شرح منظومة الآجرومية – داود بن سلمان التكريتي)
شرح منظومة الآجرومية لداود بن سلمان التكريتي (1360 هـ) عالم عراقيتحقيق هذا الكتاب هو في الأصل رسالة ماجستير قدمت في جامعة تكريت
The House of Wisdom:
How Arabic Science Saved Ancient Knowledge & Gave Us the Renaissance
Eliyas Explains Why Should I Pray My Salah: Bitesize + Journal
For anyone who wants to pray, but isn’t motivated enough and for those who pray, but want to enjoy their salah with presence of mind and heart.
The Relief From Distress : An Explanation to the dua of Prophet Yunus (P/B)
Shaykh al-Islam Ibn Taymiyyah, may Allah sanctify his soul, was asked about the saying of the Prophet (pbuh),
The invocation of my brother Yunus, “none has the right to be worshipped save You; glory be to You, far removed are You from any imperfection; I have been amongst the wrong-doers,” none who is experiencing difficulty employs it except that Allah would relieve him of his difficulty.
What is the meaning of this du’a (prayer, supplication)?
Are their any unstated conditions that have to be met when one articulates it?
What is the connection between belief in the heart and the meaning of this supplication such that it leads to the removal of difficulty?
Why did he explicitly confess, ‘I have been amongst the wrong-doers’ when it is known that tawhid in itself leads to the removal of difficulty?
Is it sufficient to acknowledge ones’ sin alone, or must this be accompanied by repentance and the firm resolve not to repeat that sin in the future?
Why is it that difficulty and harm is removed only when a person relinquishes any hope, reliance and dependency upon the creation?
How can the heart relinquish the characteristic of putting hope in the creation and depending on them, and instead put its hope in Allah, Exalted is He, and turn to Him in its entirety?
What are the methods that would aid the heart in doing this?
The author replies to these questions in the form of this book.
Saaliha & Ali: Muhammad (PBUH) is Our Prophet
Help your child develop a meaningful relationship with Allah through this thoughtfully crafted introductory guide.

















































Nota My #QURANTIME Juzuk 1
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME ini akan diterbitkan sebanyak 30 juzuk, yang mana setiap juzuk mempunyai sebanyak 230 hingga 300 halaman.
Nota ini juga merangkumi: