| Weight | 0.40 kg |
|---|---|
| Dimensions | 3 × 22 × 22 cm |
| Author | |
| ISBN | 9789672910633 |
| Binding | Paperback |
You may also like…
Istighfar: Harapan untuk Jiwa yang Berdosa
Setiap manusia secara fitrahnya tidak terlepas daripada melakukan kesilapan dan dosa pada setiap hari. Kadangkala, kesilapan yang bertimbun ini membuatkan jiwa kita berasa kosong, dada menjadi sempit, dan urusan hidup seakan-akan tersekat. Namun, sedarkah kita bahawa jalan penyelesaian kepada semua kekusutan ini sangat dekat dengan kita? Kuncinya adalah Istighfar.
40 Kisah Palsu Tetapi Masyhur
Kisah ini bukan sekadar penyedap bicara. Jikalau benarnya tiada, maka dongeng nilainya lantas hilang hikmahnya. Jikalau kebetulan betulpun dianggap salah, apatah lagi yang tidak benar terutama berkaitan manusia.
Buku ini wajib dibaca oleh pendakwah, motivator, penceramah, pendidik, ibubapa, mahupun sesiapa sahaja supaya dapat kita betulkan yang biasa dan biasakan yang betul.
(Ustaz Ahmad Husni bin Abdul Rahman)
Kaedah Rasulullah (saw) Menegur Kesilapan
Tegur Menegur adalah satu sikap dan perbuatan yang baik pada pandangan Islam. Pada masa kini teguran boleh dilakukan melalui pelbagai media dan cara. Namun begitu ramai yang tidak mengerti dan memahami adab serta cara-cara untuk menegur sesuatu kesilapan.
Menegur kesilapan adalan sebahagian dari wahyu dan metodologi Al-Quran menjelaskan perintah dan larangan, persetujuan dan pengencaman dan pembetulan kesilapan.
Mengajar orang lain juga merupakan amalan yang mana paling baik yang manfaatnya dapat disebarkan kepada yang lain. Ia merupakan perkongsian tentang peninggalan para Anbiya (as) dan Rasul (saw) oleh dai’yah dan para pendidik.
“Sesungguhnya Allah, para malaikatNya dan penduduk langit dan bumi sehingga semut dalam lubangnya dan sehingga ikan di dalam lautan momohonka rahmat kepada pengajar manusia kepada kebaikan.” (At-Tirmidhi)
Berpandukan al-Quran dan Hadis sahih, Sheikh Muhammad Salih al-Munajid menerangkan bagaimana pendekatan Rasulullah (saw) dalm mengajar serta menegur kesilapan.
Related Products
Menggapai Bintang: Ibrah Kisah-kisah Di Dalam Al-Quran
Iman Kepada Allah ; Serial Aqidah Islam – 1
Iman Kepada Allah: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 1/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Iman kepada Allah merupakan salah satu pilar utama rukun iman dan juga menjadi pijakan bagi seluruh jenis ritual ibadah lainnya. Ketaatan dan ibadah apapun tak akan diterima oleh Allah bila tidak dilandasi aqidah ini.
Kiamat Kecil ; Serial Aqidah Islam – 5
Kiamat Kecil: menurut al-Qurán dan hadits – Serial Aqidah Islam 5/ Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar. Apa yang terjadi setelah kematian? Bagaimana kehidupan manusia setelah kehidupan dunia ini? Kapan dan bagaimana dunia ini berakhir? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut semua orang, tidak peduli apa latar belakang nya. Banyak yang telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan menghasilkan teori-teori yang berkisar dari aneh ke nihilistik. Tapi teori-teori buatan manusia tidak dapat menjawab pertanyaan di luar batas kemampuan manusia. Dalam buku ini Dr. Umar al-Asyqar memaparkan secara apik dan membahas dengan tajam tentang kematian, perjalanan roh menuju langit, alam kubur dan kiamat sughra (kiamat kecil) dan tanda-tandanya, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Semua itu beliau sampaikan dengan ketajaman analisa nalar dan kekuatan dalil yang otentik dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih.
Nota My #QURANTIME Juzuk 3
Sejajar dengan tujuan program My#QuranTime yang disiarkan di TV ALHIJRAH Iaitu mahu menjadi platform solidariti ummah mempelajari asas bacaan al-Quran, Tadabbur dan Tazakkur, maka lahirlah naskhah lengkap: NOTA MY #QURANTIME sebagai panduan lengkap buat mereka yang cintakan al-Quran.
NOTA MY #QURANTIME Juzuk ke-3 ini lebih istimewa kerana di dalamnya terdapat lebih banyak perbincangan yang dikupas secara menyeluruh. Antaranya ialah:
- Pertukaran arah kiblat
- Kekal hidup bagi yang berjihad di jalan Allah
- Ujian Allah buat mereka yang bersabar
- Ganjaran buat mereka yang ditimpa musibah
- Laknat bagi mereka yang menyembunyikan kebenaran
- Hukum berniaga ketika musim haji
Nota ini juga merangkumi:
- Satu buku, satu juzuk
- Nota pilihan daripada penonton
- Aplikasi QR code untuk video bacaan terpilih
- Nota ringkasan yang padat tapi mudah difahami
- Peta infografik berwarna yang dapat membantu pemahaman pembaca
Surga Dan Neraka : Serial Aqidah Islam 7
Journey Through The Quran (Edisi Bahasa Melayu)
Haji & Umrah (Panduan Poket BM)
PANDUAN POKET bagi mengerjakan Umrah, Haji, dan Ziarah Madinah
Muhammad S.A.W. Anda Bagaikan Dapat Melihat Baginda
Recently Viewed
Inheritance Regulations & Exhortations
Description from the publisher: We inevitably go through the journey starting in this life, and extending into the grave, before our final abode in the hereafter. In the process, we pass through stages of sickness, death, and the intermediate life in the grave (al-Barzakh). Writing a will is a religious obligation on every capable Muslim. It protects against many problems and conflicts that could arise after a person’s death. This obligation is more emphasized in the West; Failing to write a well founded will may result in the distribution of one’s estate in discord with the Islamic law, and may lead to losses for some of the rightful inheritors
Muhammad in the Hindu Scriptures (P/B)
God is One. Human nature is one. Human destiny is one. And God�s message to humanity vis-a-vis that destiny is one. However, the rebellious element in man�s nature has led him to disobey God on the one hand, and on the other, he has pushed on to distort the very message of God. But the message is never fully lost. It would be ludicrous and indeed heretical to think that the situation could have gone out of God’s control.
With every distortion, therefore, He has renewed the message to salvage humanity from self-ruin. More interesting than that is the fact
that He has inserted in every message a Pointer to the Final Guide and the message he would be entrusted with; a Pointer which shows the true
seeker where the uncorrupted message could be found – the message that no one would be able to distort any more. While the main body of the message has been corrupted, the Pointer contained within has not been destroyed. Muhammad in the Hindu Scriptures brings out the truth of this phenomenon.
In addition to the Vedas and the Puranas, the book has unearthed this Pointer in the Buddhist, Christian, Jewish and other Hindu scriptures. Each of these scriptures uses its own unique Pointer relevant to its own theological scheme and the religious mentality of its own people. Separately and jointly these Pointers lit up the road to Muhammad (blessings and peace be upon him) exclusively, without any iota of doubt.
By all accounts the Final Guru has been sent and the Last Testament is in our laps. Additionally, the existence of these Pointers in the earlier
scriptures is yet another dimension of God’s mechanism to guide mankind to the infallible Truth. Upon reading the book, the theist, the atheist and the agnostic will find a lot to think about.









































Nota My #QURANTIME Juzuk 8